Menu

Mode Gelap
Ansar Ahmad: Pulau Penyengat Harus Jadi Triger Destinasi Wisata Religi dan Heritage How To Handle Every Movie Challenge With Ease Using These Tips The Most Influential People in the Green House Industry and Their Celebrity Dopplegangers Technology Awards: 6 Reasons Why They Don’t Work & What You Can Do About It

Hukum dan Kriminal · 12 Sep 2023 14:17 WIB ·

Anggota Dewan Minta Kepolisian Tuntaskan Kasus Pembunuhan Petani di Agara


					Anggota DPRK Aceh Tenggara, Marwan Husni, meminta kasus pembunuhan terhadap seorang petani di Desa Bukit Bintang Indah, Kecamatan Leuser, Aceh Tenggara, agar menjadi perhatian serius dari pihak hukum. Perbesar

Anggota DPRK Aceh Tenggara, Marwan Husni, meminta kasus pembunuhan terhadap seorang petani di Desa Bukit Bintang Indah, Kecamatan Leuser, Aceh Tenggara, agar menjadi perhatian serius dari pihak hukum.

Aceh Tenggara, Jurnalkota.onlie

Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK), Aceh Tenggara, Marwan Husni, meminta kasus pembunuhan terhadap seorang petani di Desa Bukit Bintang Indah, Kecamatan Leuser, Aceh Tenggara, agar menjadi perhatian serius dari pihak hukum.

Pasalnya, kasus pembunuhan yang melibatkan tersangka HPM dan SM dari satu keluarga itu, berawal dari persoalan sengketa tanah.

”Harus ditangani melalui penyelesaian status tanah yang terkait,” katanya, Selasa (12/9/2023).

Menurutnya, persoalan sengketa tanah antara pihak korban dan pelaku, wajib diselesaikan melalui jalur hukum. Penyelesaian itu, guna menghindari hal-hal yang negatif untuk dikemudian hari.

“Polisi harus meluruskan sengketa tanah tersebut. Selain untuk menghindari hal yang tidak diingini, termasuk dapat dijadikan sebagai bahan penyelidikan terhadap kasus tersebut,” ungkapnya.

Dewan yang berasal dari Dapil II Aceh Tenggara itu, mengatakan, kasus pembunuhan di Kecamatan Leuser, Aceh Tenggara, sudah selayaknya menjadi perhatian serius dari pemangku adat dan hukum di wilayah tersebut.

“Pemangku adat dan hukum, baik dari tingkatan Kepala Desa dan Kecamatan hingga Kabupaten, hendaknya tidak memandang sepele dengan kasus-kasus sengketa lahan. Kasus ini, telah menjadi contoh bagi kita,” sebutnya.

Seperti disampaikan, kasus pembunuhan terhadap Zonaidi (27 th) di Desa Bukit Bintang Indah, Kecamatan Leuser, Aceh Tenggara, sebelumnya, pihak Kepolisian Polsek Babul Makmur, telah melerai percekcokan antara pihak pelaku dan korban.

“Kepolisian Polsek Babul Makmur, tengah menangani kasus percekcokan antara pelaku dan korban,” kata Zonedi.

Dia mengatakan, pihak Kepolisian Polsek Babul Makmur, sebelum terjadi peristiwa pembunuhan terhadap adik kembarannya itu, sudah melakukan peleraian dan akan menangani kasus percekcokan tersebut.

Namun, kata dia, pihak Polsek Babul Makmur, setelah meninggalkan desa tempat kejadian perkara tersebut, tidak lama kemudian, peristiwa naas pembunuhan yang berlangsung didepan matanya itu, terjadi dengan seketika.

Bahkan, menurutnya, kasus pembunuhan yang telah ditetapkan tersangkannya tersebut, masih memungkinkan adanya tersangka lain.”Peristiwa itu, melibatkan dua anak dari tersangka HPM. Saya juga ikut sebagai korban dari amukan tersangka,” cetusnya. (Yuda)

Artikel ini telah dibaca 16 kali

Baca Lainnya

Sat Resnarkoba Polres Lebak Berhasil Mengamankan Pengedar Ganja

22 September 2023 - 03:15 WIB

Penganiayaan Anak Yatim Dibawah Umur, Laporan Ibu Korban Belum Direspon

19 September 2023 - 10:57 WIB

Komnas Perempuan Atensi Pekmab Lebak Sanksi ASN Brutal

16 September 2023 - 12:22 WIB

DPRD Lebak Kutuk Keras Penganiayaan ASN Satu Kantor

16 September 2023 - 11:53 WIB

Heboh..!!! Seorang ASN Aniaya Sesama Guru Satu Kantor di Lebak

14 September 2023 - 16:39 WIB

Kasus Penganiayaan Wartawan Oleh Kepala Pekon Way Nipah mulai Disidang

12 September 2023 - 08:39 WIB

Trending di Hukum dan Kriminal