Menu

Mode Gelap
Ansar Ahmad Pimpin Rapat Evaluasi Kegiatan Pembangunan di Lingkungan Pemprov Kepri Hasan Pimpin Rapat Persiapan Jambore PKK ke-8 Tahun 2024 Bangkitkan Ekonomi, Dewi Kumalasari Buka Dekra Fest Kepri 2023 Technology Awards: 6 Reasons Why They Don’t Work & What You Can Do About It

Nasional · 7 Sep 2023 01:37 WIB ·

Ansar Ahmad Dukung Pemekaran Natuna-Anambas Jadi Provinsi Baru


					Gubernur Provinsi Kepri Ansar Ahmad, dalam pertemuan bersama Badan Perjuangan Pembentukan Provinsi Khusus Kepulauan Natuna Anambas di Gedung Daerah, Kota Tanjungpinang, Selasa (5/9/2023),
Perbesar

Gubernur Provinsi Kepri Ansar Ahmad, dalam pertemuan bersama Badan Perjuangan Pembentukan Provinsi Khusus Kepulauan Natuna Anambas di Gedung Daerah, Kota Tanjungpinang, Selasa (5/9/2023),

Tanjungpinang, Jurnalkota.online

Upaya pemekaran Kabupaten Natuna dan Kabupaten Kepulauan Anambas menjadi provinsi baru terus dimatangkan.

Tim akademis dari Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) tengah melakukan studi kajian untuk mewujudkan provinsi di utara Negara Kesatuan Republik Indonesia tersebut.

Pembentukan Provinsi Natuna-Anambas bisa diwujudkan melihat kepentingan strategis nasional yang ada di perbatasan Indonesia. Hasil kajian dari Tim Akademis UMRAH menemukan, jika dinamika global dan kerawanan konflik di Laut Cina Selatan sangat membutuhkan adanya pemerintahan setingkat provinsi yang berlokasi langsung di Natuna.

Gubernur Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad, dalam pertemuan bersama Badan Perjuangan Pembentukan Provinsi Khusus Kepulauan Natuna Anambas (BP3K2NA) di Gedung Daerah, Kota Tanjungpinang, Selasa (5/9/2023), mengatakan, pembentukan Provinsi Natuna-Anambas semakin mendesak dengan pertimbangan kedaulatan dan pertahanan.

“Kalau bicara alasan pertahanan dan keamanan itu memang mendesak, Kepri dulu yang membuat kita kuat untuk pemekaran juga, alasannya sama soal rentang kendali dan kedaulatan,” kata Ansar Ahmad.

Tim Akademis UMRAH juga menemukan hasil kajian potensi APBD yang besar apabila Provinsi Khusus Kepulauan Natuna-Anambas bisa terbentuk.

Hal tersebut mempertimbangkan Dana Bagi Hasil (DBH) minyak dan gas untuk Natuna dan Anambas yang bisa menyumbang porsi yang besar untuk APBD provinsi Khusus Kepulauan Natuna-Anambas.

Ansar Ahmad mengungkapkan, yang terpenting adalah aspirasi masyarakat soal pemekaran Kabupaten Natuna dan Kabupaten Kepulauan Anambas yang harus dikumpulkan oleh BP3K2NA untuk disampaikan ke Pemerintah Pusat.

“Dari semua pertimbangan yang ada, yang paling penting itu adalah aspirasi masyarakat, kita ingin bawa itu ke pusat, jadi perhatian pusat ke Natuna dan Anambas juga semakin besar,” kata Ansar Ahmad. (Antoni)

Sumber: Diskominfo Kepri

Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Mahasiswa Lebak Menyoroti Maraknya Tambang Diduga Ilegal

27 February 2024 - 16:16 WIB

Rangkaian HPN 2024, Puluhan Wartawan Deklarasikan Forum Wartawan Solid

25 February 2024 - 13:06 WIB

Temui Menaker, Ansar Ahmad Minta Bantuan Peralatan untuk BLK Karimun

22 February 2024 - 14:49 WIB

Ansar Ahmad Hadiri Pembukaan Rakernas PHRI ke- IV Tahun 2024

22 February 2024 - 13:09 WIB

Adi Prihantara Hadiri Pisah Sambut Kepala Kanwil BPN Provinsi Kepri

21 February 2024 - 13:42 WIB

Hadiri HPN 2024, Ansar Ahmad Apresiasi Peran Pers Mengawal Demokrasi

21 February 2024 - 13:14 WIB

Trending di Nasional