Menu

Mode Gelap
Ansar Ahmad Pimpin Rapat Evaluasi Kegiatan Pembangunan di Lingkungan Pemprov Kepri Hasan Pimpin Rapat Persiapan Jambore PKK ke-8 Tahun 2024 Bangkitkan Ekonomi, Dewi Kumalasari Buka Dekra Fest Kepri 2023 Technology Awards: 6 Reasons Why They Don’t Work & What You Can Do About It

Kesehatan · 10 Jul 2023 23:03 WIB ·

Ansar Ahmad Sosialisasikan Pencegahan Stunting di SMAN 20 Batam


					Gubernur Provinsi Kepri Ansar Ahmad saat sosialisasi Pencegahan Stunting Pada Remaja melalui Program Generasi Emas Anti Stunting (GeMas) di SMAN 20, Mega Legenda, Kota Batam, Senin (10/7/2023). Perbesar

Gubernur Provinsi Kepri Ansar Ahmad saat sosialisasi Pencegahan Stunting Pada Remaja melalui Program Generasi Emas Anti Stunting (GeMas) di SMAN 20, Mega Legenda, Kota Batam, Senin (10/7/2023).

Batam, Jurnalkota.online

Gubernur Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad menghadiri sosialisasi Pencegahan Stunting Pada Remaja melalui Program Generasi Emas Anti Stunting (GeMas) di SMAN 20, Mega Legenda, Kota Batam, Senin (10/7/2023).

Gerakan GeMas yang ditujukan kepada anak-anak usia sekolah kali ini mendapat sambutan antusias dari para siswa SMAN 20 Batam, yang berkumpul di halaman sekolah. Ansar Ahmad dan rombongan disambut dengan riang oleh para siswa.

Menurut Ansar Ahmad, program pencegahan stunting merupakan salah satu program prioritas pemerintah untuk memastikan anak-anak Indonesia dapat tumbuh dan berkembang secara optimal dengan kualitas emosional yang baik.

Untuk mencapai tujuan tersebut, kata Ansar Ahmad, pemerintah terus melakukan berbagai upaya sejak dini, mulai dari memberikan ASI eksklusif selama enam bulan oleh ibu, konsumsi makanan bergizi dan seimbang, hingga menjalani pola hidup bersih dan sehat.

Guna mendukung upaya tersebut, Ansar Ahmad menekankan pentingnya perhatian terhadap remaja, termasuk para siswa sekolah.

“Karena mereka adalah generasi masa depan yang akan menentukan nasib bangsa dan negara,” kata Ansar Ahmad.

“Ketika anak-anak kita mengalami stunting, selain terlihat dari perbedaan fisik dengan orang normal, hal tersebut juga berdampak pada tingkat kecerdasan mereka. Pola pikir mereka menjadi lemah dan tidak mampu berfikir cerdas dan bijaksana,” jelas Ansar Ahmad.

Jika hal ini terjadi, lanjut Ansar Ahmad, akan menjadi beban yang berat, baik bagi keluarga maupun negara.

“Oleh karena itu, kita ingin, agar semua anak kita lahir dan tumbuh kembang secara sehat tanpa mengalami stunting,” ujar Ansar aahmad.

Ansar Ahmad menjelaskan, bahwa ketika generasi muda semua hidup sehat tanpa stunting, seiring dengan pertumbuhan mereka menuju dewasa, mereka juga akan mampu melahirkan generasi berikutnya yang sehat.

“Kita juga patut bersyukur, karena angka stunting di Provinsi Kepri pada tahun lalu, yang masih mencapai 17,6 persen, telah turun menjadi 15,4 persen. Dan tahun depan, tepatnya pada Tahun 2024, sesuai arahan Presiden Joko Widodo, kita diminta untuk menurunkan angka stunting menjadi sekitar 14 persen,” ungkap Ansar Ahmad.

Sementara itu, Koordinator Manajer Program Satgas Stunting BKKBN Kepri Aditya Wirapratomo menjelaskan, bahwa BKKBN terus melakukan pendekatan dalam pencegahan stunting, mulai dari masa kehamilan hingga anak memasuki usia 1000 hari.

Sebagai bagian dari kegiatan, Ansar Ahmad juga memberikan hadiah dalam bentuk kuis bagi siswa dan guru yang beruntung. Ansar Ahmad juga mengajak para guru untuk ikut bernyanyi dan bersholawat bersama.

Pada kesempatan tersebut, juga dilakukan penyerahan piagam dukungan GeMas dari BKKBN Provinsi Kepri kepada SMAN 20. Selain itu, acara juga melibatkan minum obat tablet penambah darah dan vitamin untuk pencegahan stunting oleh semua siswa SMAN 20 Batam.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua TP-PKK Provinsi Kepri/Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Kepri Dewi Kumalasari, Wakil I DPRD Kepri Rizki Faisal, Ketua BKKBN Kepri.Rohina, Koordinator Program Manajer Satgas Stunting Provinsi Kepri Aditya Wira Pratomo, Pimpinan Klinik De’ Wira Hendra Januriansyah, Kepala Sekolah SMAN 20 Batam Adi Saputra, Kepala Sekolah SLB Negeri Batam Dian, dan sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri dan Tim Percepatan Pembangunan. (Antoni)

Sumber: Diskominfo Kepri

Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Hasan Terima Kunjungan Karumkital dan Wakabin Dr. Midiyato Suratani

26 February 2024 - 18:37 WIB

Ansar Ahmad Kunjungi Rumah Singgah Raja Ahmad Engku Haji Tua

23 February 2024 - 08:14 WIB

Saat Pemilu, 8 Puskesmas di Tanjungpinang akan Beroperasi 24 Jam

13 February 2024 - 12:33 WIB

RSUD Muhammad Sani Kini Dilengkapi Alat CT Scan dan Mamografi

6 February 2024 - 16:14 WIB

Bulan Januari, DKP2KB Tanjungpinang Mencatat Tiga Orang Suspect DBD

16 January 2024 - 11:23 WIB

Dewi Kumalasari Apresiasi Komitmen Fohoway Internasional Perangi Kanker

5 January 2024 - 13:00 WIB

Trending di Kesehatan