Menu

Mode Gelap
Ansar Ahmad Pimpin Rapat Evaluasi Kegiatan Pembangunan di Lingkungan Pemprov Kepri Hasan Pimpin Rapat Persiapan Jambore PKK ke-8 Tahun 2024 Bangkitkan Ekonomi, Dewi Kumalasari Buka Dekra Fest Kepri 2023 Technology Awards: 6 Reasons Why They Don’t Work & What You Can Do About It

Nasional · 13 Jun 2023 07:18 WIB ·

Budi Karya Sumadi Dukung Pengembangan Bandara RHA Karimun


					Gubernur Provinsi Kepri Ansar Ahmad, dan Bupati Karimun Aunur Rafiq, melakukan pertemuan penting dengan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, terkait pengembangan Bandara Raja Haji Abdullah, yang terletak di Tanjung Balai Karimun, di Jakarta, Senin (12/6/2023). Perbesar

Gubernur Provinsi Kepri Ansar Ahmad, dan Bupati Karimun Aunur Rafiq, melakukan pertemuan penting dengan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, terkait pengembangan Bandara Raja Haji Abdullah, yang terletak di Tanjung Balai Karimun, di Jakarta, Senin (12/6/2023).

Jakarta, jurnalkota.online

Gubernur Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad, dan Bupati Karimun Aunur Rafiq, melakukan pertemuan penting dengan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, di Jakarta, Senin (12/6/2023).

Pertemuan tersebut membahas pengembangan Bandara Raja Haji Abdullah (RHA) yang terletak di Tanjung Balai Karimun.

Dalam pertemuan yang berlangsung, Budi Karya Sumadi, memberikan dukungan penuh untuk pengembangan Bandara RHA.

Budi Karya Sumadi menegaskan, prioritas dari pemerintah dalam memperbaiki infrastruktur transportasi di wilayah Kepri. Budi Karya Sumadi mengakui, pentingnya pengembangan bandara tersebut dalam meningkatkan konektivitas udara dan mendukung sektor pariwisata serta pertumbuhan ekonomi regional.

Namun, Ansar Ahmad mengungkapkan, bahwa pengembangan Bandara RHA masih menghadapi kendala pelepasan izin kawasan hutan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

“Meskipun Pemerintah Daerah telah mengalokasikan dana dari APBD dan APBN untuk pengembangan ini, izin tersebut tetap menjadi persyaratan kritis yang perlu diselesaikan,” ungkap Ansar Ahmad.

Ansar Ahmad menyampaikan, hambatan pengembangan Bandara RHA, yakni terkait keterlambatan dalam pelepasan izin tersebut, sambil menekankan, bahwa pengembangan bandara ini penting untuk meningkatkan konektivitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi di Kepri.

“Kami berharap, agar Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dapat memperlancar proses pelepasan izin kawasan hutan. Pengembangan Bandara Raja Haji Abdullah merupakan langkah strategis untuk meningkatkan aksesibilitas dan peluang investasi di wilayah kami,” kata Ansar Ahmad.

Bupati Karimun Aunur Rafiq, juga menyampaikan hal yang serupa dan mendukung permintaan Gubernur Kepri.

Aunur Rafiq menekankan, pentingnya koordinasi antara Pemerintah Daerah dan pemerintah pusat untuk mempercepat proses perizinan.

“Kami membutuhkan kerja sama yang kuat dari semua pihak terkait untuk mengatasi kendala ini. Pengembangan Bandara Raja Haji Abdullah akan membawa dampak positif bagi masyarakat setempat dan membuka peluang baru dalam sektor pariwisata dan investasi,” kata Aunur Rafiq.

Pengembangan Bandara RHA di Tanjung Balai Karimun diharapkan dapat meningkatkan konektivitas udara, menggerakkan sektor pariwisata, dan mendukung pertumbuhan ekonomi di Kepri.

Meski terkendala izin kawasan hutan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Pemerintah Daerah dan Pemerintah Pusat akan terus bekerja sama untuk menyelesaikan masalah ini dan memastikan kelancaran pengembangan bandara. (Antoni)

Sumber: Diskominfo Kepri

Artikel ini telah dibaca 68 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Jalan Rusak Parah, Masyarakat Tambak Mengeluh

28 February 2024 - 01:55 WIB

Mahasiswa Lebak Menyoroti Maraknya Tambang Diduga Ilegal

27 February 2024 - 16:16 WIB

Rangkaian HPN 2024, Puluhan Wartawan Deklarasikan Forum Wartawan Solid

25 February 2024 - 13:06 WIB

Temui Menaker, Ansar Ahmad Minta Bantuan Peralatan untuk BLK Karimun

22 February 2024 - 14:49 WIB

Ansar Ahmad Hadiri Pembukaan Rakernas PHRI ke- IV Tahun 2024

22 February 2024 - 13:09 WIB

Adi Prihantara Hadiri Pisah Sambut Kepala Kanwil BPN Provinsi Kepri

21 February 2024 - 13:42 WIB

Trending di Nasional