PGI Bantah dikonfirmasi oleh Kasie Pidsus Kejaksaan Kab. Madiun soal Laporannya

PGI Bantah dikonfirmasi oleh Kasie Pidsus Kejaksaan Kab. Madiun soal Laporannya

Madiun, jurnalkota.online

Babak baru 3 laporan yang dilayangkan oleh Lembaga Swadaya Masyarakat, Pentas Gugat Indonesia (LSM PGI) Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Madiun, Jawa Timur menggelar konfrensi pers di ruang kerjanya pada Kamis, (09/6/2022).

Pada kesempatan itu Kajari, Nanik Kushartanti, SH. MH. menyampaikan di depan media, atas laporan LSM PGI sudah turunkan Surat Perintah Tugas (Sprintug) kepada Kepala seksi pidana khusus (Kasie Pidsus) dan Kepala seksi intelejen (Kasie Intel).

“Ya, mengenai 3 laporan dari LSM PGI, Ruang Terbuka Hijau atau RTH sudah terbitkan Sprintug pada 7 Maret 2022. Namun demikian saya sampaikan, karena masih fokus di Pupuk bersubsidi. Kita smpaikan juga tenaga kita minim, kegiatan kita baru full bucket, belum signifikan. Untuk laporan ini, pak Kasie Intel juga sudah beberapa kali ke lokasi,”ungkap Kajari.

Menurutnya Kejaksaan Agung berpesan dalam penangannan hukum tidak boleh gaduh.

“Kemudian laporan yang dana desa berdasarkan Sprin tertanggal 24 Februari 2022 sudah diserahterimakan tugas ke Kasie Pidsus, 8 orang yang kita panggil. Namun demikian kenyataannya bahwa Surat Pertanggung Jawaban (SPJ) dari dana tersebut belum terkumpul. Kalau toh terkumpul, masih harus di verifikasi. Berdasarkan Permendagri No 72 tahun 2020 pasal 48 ayat 3 junto pasal 7 Perbub 38 tahun 2021penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) untuk Pemilihan kepala desa (Pilkades) diperbolehkan. Jadi sementara melawan hukumnya belum. Masalahnya ini menyangkut 143 desa, dan Jaksa Agung berpesan untuk penanganan hukum jangan gaduh,” detail Kajari.

Masih dikatakan, Kalau 143 desa kita panggil semuanya tentunya akan menimbulkan keributan. Laporan dari hasil surat tugas gubernur, kita serahkan ke Inspektorat tertanggal 17 Maret 2022. Harapan kami agar diperiksa atas kebenaran laporan itu dan apabila terjadi penyimpangan hasilnya dilaporkan ke Kejaksaan.

“Selanjutnya Untuk daerah irigari Singgahan kita juga sudah terbitkan Sprintug tanggal 14 Maret 2022, Sprintug itu kita berikan ke Kasie Intel. Kasie intel juga sudah memeriksa beberapa orang dan juga sudah cek ke lokasi, dan hasilnya ternyata proyek tersebut masih dalam masa perawatan. Etikanya Jaksa atau Aparat Penegak Hukum (APH) belum bisa masuk ke ranah itu. Jika memang terjadi kekurangan volume atau spesifikasinya kurang, maka kontraktor ini bisa dituntut oleh pemilik pekerjaan. Jadi kalau kita katakan ada kerugian negara belum bisa, perlu kita sampaikan didalam teori tentang tindak pidana, ada namanya Voltooid pekerjaan yang sudah selesai. Jadi kita belum bisa bertindak lebih jauh masuk ke Daerah Irigari (DI) Singgahan,” tegas Nanik Kushartanti, SH. MH.

Terkait laporan PGI yang dilimpahkan ke Kasie Pidsus, Kajari meminta Purning Dahono Putro memberikan keterangan,

“untuk pelapor kita sudah berusaha dimintai konfirmasi atau keterangnya dan kita sudah panggil 2 pejabat,” jawabanya singkat saat ditanya media apakah pelapor sudah dimintai keterangan.

Sementara ini dari PGI diwakili oleh divisi infokom Ir. Sudjono membantah, hingga saat ini belum ada pihak manapun yang menghubungi PGI untuk dikonfirmasi atas laporanya

“Sangat kita sayangkan, pihak Kejaksaan Negeri Kabupaten Madiun belum sama sekali menghubungi kita untuk dimintai keterangan terkait laporan itu. Sebenarnya dengan adanya laporan kita ini, Kejaksaan harusnya bertrima kasih karena terbantu. kita bantu, kita dukung untuk memgungkap dugaan-dugaan pelanggaran hukum di wilayah Kabupaten Madiun,” tegasnya singkat saat dikonfirmasi via telepon, (09/6/22).

Iwan Ht.

Polsek Metro Taman Sari Grebek Komplek Permata

Polsek Metro Taman Sari Grebek Komplek Permata

Jakarta, jurnalkota.online

Polres Metro Jakarta Barat, melalui Unit Narkoba Polsek Metro Tamansari, menggerebek Komplek Permata atau yang akrab dikenal dengan Kampung Ambon yang berlokasi di Cengkareng, Jakarta Barat.

Kanit Reskrim Polsek Metro Tamansari AKP Roland Olaf Ferdinand mengatakan, penggerebekan tersebut, dilakukan berdasarkan informasi dan hasil pengembangan.

“Sebanyak tiga orang diduga pengedar narkoba berinisial MNS, JK dan SN, diringkus polisi saat tengah nongkrong di sebuah warung di kawasan Komplek Kampung Ambon,” ucap Roland, Selasa (7/6/2022).

Ketiga orang tersebut kemudian dilakukan penggeledahan. Tidak ada barang bukti narkoba yang ditemukan. Namun petugas menemukan sabu di kotak kartu nama, di dekat tempat mereka nongkrong.

“Ada 11 paket sabu siap edar di dalam kotak berwarna merah tersebut dan sedotan plastik yang kita temukan di bawah pot bunga, persis tempat mereka duduk,” ujar Roland.

Roland menambahkan, Polisi kemudian melakukan penyisiran di kawasan tersebut. Penyisiran tertuju di tiga titik pada sebuah kos-kosan di kawasan Komplek Kampung Ambon.

Saat digeledah, polisi kembali menemukan 6 paket sabu yang disimpan di dalam bungkus rokok, tepatnya di salah satu kamar kos tak bertuan. Selain itu, petugas juga mengamankan barang bukti lain yakni alat hisap sabu dan dua 2 senjata tajam jenis belati

“Kita kembali geledah kamar kos sebelah dan ditemukan barang bukti dua senjata tajam, buku tabungan, timbangan, kartu ATM, serta uang tunai senilai Rp34,6 juta yang berada di atas plafon, Total barang bukti narkoba jenis sabu siap edar yang kita amankan yakni sebanyak 2,9 gram yang terbagi di beberapa plastik klip yang kami temukan,” tambah Roland.

Saat ditanya lebih jauh, Roland menjelaskan bahwa uang puluhan juta yang ditemukan tersebut diduga merupakan uang hasil transaksi ataupun uang hasil penjualan narkoba.

“Ketiga pelaku beserta barbuk kita bawa ke Mapolsek Metro Tamansari guna penyelidikan lebih jauh, dan dari hasil tes urine, MNS dan SN Positif sedangkan JK hasil tes Negatif,” pungkasnya. (Ahmad)

Penemuan Mayat Dekat Rumah Sendiri, Polres Madiun Masih Mendalami

Penemuan Mayat Dekat Rumah Sendiri, Polres Madiun Masih Mendalami

Madiun, jurnalkota.online

Warga Kelurahan Banjarejo, Kecamatan Taman, Kota Madiun. Dihebohkan dengan penemuan mayat berjenis laki-laki yang tewas secara mengenaskan di Jalan Sentul gang 2, Kamis (2/6/2022).

Dari keterangan saksi, diketahui korban bernama AB (58), seorang pria pensiunan RRI Kota Madiun. Suwadji, tetangga yang menemukan korban terkejut melihat ada orang tergeletak.

“Taunya sehabis memberi pakan ayam, kemudian saya memberi tahu istri korban, Almarhum baru pensiun 1 Juni kemarin dari RRI,” tuturnya.

Kasatreskrim Polres Madiun Kota, AKP Tatar Hernawan yang berada di TKP menjelaskan, kronologi kejadiannya. Bahwa korban ditemukan dalam posisi telentang dan sudah meninggal.

“Terdapat luka yang diduga akibat senjata tajam, di beberapa bagian tubuhnya. Dari laporan warga, telah menemukan korban yang sudah tergeletak di TKP dan ada beberapa luka di sebelah kiri, leher dan tangan,” ungkapnya.

Polisi masih menggali keterangan dari saksi-saksi, untuk mengetahui penyebab kematian korban. Jenazah korban saat ini dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan autopsi.

“Dugaan sementara karena dibunuh menggunakan senjata tajam, kita masih minta keterangan saksi-saksi dan melakukan pendalaman,” tandasnya.

Hingga berita ini ditayangkan, kasus tersebut masih dalam penyelidikan Polres Kota Madiun.

Penulis: Iwan Ht

Kejari Kab. Madiun Sita Rp800 Juta dari 6 Perkara

Kejari Kab. Madiun Sita Rp800 Juta dari 6 Perkara

Madiun, jurnalkota.online

Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Madiun Jawa Timur, melalui Kasi Pidana Khusus (Pidsus), menyita uang hasil dugaan korupsi sekitar Rp800 juta.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Purning Dahono Putro.

“Sejak 2021 hingga sekarang ini ada 6 perkara yang kita tangani, perkara Rumah sakit Dungus, Bapenda penyelewengan pajak, 2 kepala Desa Sawahan dan Desa Kaligunting. Jumlah sitaan dalam bentuk uang sekitar Rp800 jutaan,“ ungkapnya, Selasa (31/5/2022).

Dalam Minggu ini Kasi Pidsus akan membawa tersangka untuk dititipkan di Rumah tahanan (Rutan) Kejaksaan Tinggi Surabaya.

“Terkait perkara 2 Kades tadi akan kita bawa ke Rutan Kejati untuk dititipkan, karena Minggu depan mau di sidangkan. Karena memang untuk perkara Tindak pidana korupsi (Tipikor) sidangnya di Kejaksaan tinggi,“ ujarnya.

Penulis: Iwan Ht.

Maling Kotak Amal di Robatal Sampang Kepergok Warga Saat Menjalankan Aksinya

Maling Kotak Amal di Robatal Sampang Kepergok Warga Saat Menjalankan Aksinya

Sampang, jurnalkota.online

Viral di Media Sosial (Medsos) diduga maling ditangkap warga ketika menjalankan aksinya, berdasarkan Informasi yang di himpun, Pelaku tersebut, diduga mencuri Kotak amal di Masjid Al- Kodirun Dusun Probungan Desa Lepelle  Kecamatan Robatal, Kabupaten Sampang, Selasa (31/5/2022).

Dijelaskan, oleh Kyai Ali Rustam Takmir Masjid Al – Kodirun, peristiwa itu terjadi pada Pukul 10.00 Wib. pelaku saat melakukan aksinya dipergoki istri Rustam di sebuah Ruangan Masjid, dan sudah mengantongi sejumlah uang.

“Bermula ketika Pelaku pamit kepada istri saya ingin numpang Sholat di Masjid, istri saya mulai curiga, karena si pelaku memindah mindahkan suatu barang yang ada di dalam Masjid,” tuturnya.

“Karena curiga, lanjut Rustam, istri saya langsung mengecek kedalam masjid, ternyata pelaku sudah mengambil uang yang ada di dalam kotak amal, uang tersebut sudah di pindahkan ke kantong plastik milik pelaku,” ungkapnya.

Pelaku hampir di amuk warga namun beruntung Jajaran Polsek Robatal tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Untung Polisi datang, kalau tidak mungkin sudah di amuk warga,” tuturnya.

Ditanya soal Asal atau alamat si Pelaku, Rustam mengaku, masih belum mengetahui secara pasti, kalau itu saya tidak tau pasti.

“Kalau aslinya darimana saya tidak mengerti secara pasti,” tutupnya.

Sementara Kapolsek Robatal AKP Fatah Mielanah saat dikonfirmasi melalui WhatsApp pribadinya mengatakan, pelaku inisial M (19), berasal dari Pamekasan, sudah diamankan di Mapolsek robatal tadi.

“Kami sudah melakukan interogasi awal, kemudian telah kami limpahkan pelaku beserta barang bukti ke Mapolres Sampang untuk di dalami dan ditindaklanjuti oleh Satreskrim,” ungkap Kapolsek.

 

Penulis: Mat jusi

Polres Kota Serang Amankan AZ Mantan Napi Narkoba

Polres Kota Serang Amankan AZ Mantan Napi Narkoba

Serang Kota, jurnalkota.online

Baru 2 bulan berjalan, AZ yang diketahui sebagai mantan narapidana diamankan saat menunggu konsumen di depan sebuah rumah makan di jalan Ahmad Yani pada Sabtu (28/05) malam.

Kapolres Serang AKBP Yudha menjelaskan, bahwa tersangka ditangkap berdasarkan laporan masyarakat. Dari laporan itu, Tim Satresnarkoba yang dipimpin IPDA Rian Jaya Surana, langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan pendalaman informasi.

Tersangka yang sedang menunggu konsumen, tersangka yang saat itu sedang berada di pinggir jalan depan warung makan dan menemukan 4 paket diduga sabu dari saku celana kanan.

“Saat diamankan tersangka tidak melakukan perlawanan. Dari saku celananya, ditemukan 4 plastik klip bening berisi serbuk kristal yang diduga sabu,” terang Kapolres didampingi Kasatresnarkoba IPTU Michael K Tandayu kepada media pada Senin (30/05/2022).

Kapolres menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada masyarakat yang telah memberikan informasi para pengedar narkoba. Kapolres menegaskan bahwa dirinya akan menindaklanjuti setiap laporan yang diterima dari masyarakat.

“Ini komitmen dalam memberantas penyalahgunaan narkoba. Sesuai perintah dari Bapak Kapolda, jangan ada ruang bagi para pengedar narkoba. Oleh karena itu, saya berharap sinergitas kita harus terus ditingkatkan agar harapan dari masyarakat bersih dari narkoba bisa tercapai,” tandas Alumni Akpol 2002 ini.

Sementara Iptu Michael K Tandayu menambahkan, jika tersangka AZ merupakan residivis yang pernah mendekam di Lapas Serang dalam kasus yang sama.

“Tersangka, mantan warga binaan kasus narkoba. Sebelum ditangkap, tersangka bekerja sebagai juru parkir. Lantaran ingin mendapatkan penghasilan tambahan untuk biaya keluarga, tersangka menjual narkoba,” tambah Michael.

Menurut keterangan tersangka, kata Kasat, narkotika jenis sabu tersebut didapatkan J (DPO) yang mengaku warga Kota Serang. Oleh karenanya, tim Satresnarkoba masih mendalami kasus peredaran narkoba ini.

Atas perbuatannya, tersangka AZ dikenakan Pasal 114 ayat (1) Jo Pasal 112 Ayat (1) UU RI No 35 Tahun 2009 tentang narkotika.

“Dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara. (Dawiri/Yuda)

Pasangan Suami Istri Cetak Uang Pakai Mesin Printer

Pasangan Suami Istri Cetak Uang Pakai Mesin Printer

Jakarta, jurnalkota.online

Polsek Kalideres, Polres Metro Jakarta Barat, mengamankan Pasangan suami istri (Pasutri) MHT dan MLH, yang mencetak uang palsu menggunakan mesin printer.

Pasutri pemalsu uang tersebut ditangkap polisi di rumah kontrakan jalan marga jaya RT. 03 RW. 11, Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat.

Dari kedua pelaku diamankan barang bukti berupa uang pecahan Rp. 20 ribu 93 Lembar, pecahan Rp. 50 ribu sebanyak 670 lembar, 850 lembar kertas minyak bahan pembuat uang rupiah, 3 helai benang sulam berlogo Bank Indonesia, 2 buah jarum, 1 lembar stiker bertulis BI Rp. 50 Ribu, 5 buah printer merek EPSON 6 Buah Lem, 4 pisau Carter, 1 unit Handphone.

Kapolsek Kalideres, AKP Syafri Wasdar, didampingi Kanit Reskrim IPTU Subartoyo dan Panit Reskrim IPDA Sutrisno menjelaskan bahwa pasutri ini sudah mengedarkan uang palsu sebanyak Rp. 300 juta rupiah selama 6 bulan.

“Uang sudah diedarkan sebesar 300 Juta Rupiah. Kedua tersangka melakukan pemalsuan uang tersebut sudah berjalan 6 bulan.” Ungkap Syafri. Rabu (25/5/2022)

Kapolsek menambahkan, kasus ini berhasil diungkap hasil dari laporan masyarakat bahwa adanya pemalsuan uang. Mendapat informasi tersebut, Kanit Reskrim Polsek Kalideres IPTU Subartoyo bersama anggotanya langsung melakukan penyelidikan ke Tempat kejadian Perkara (TKP)

“Di rumah kontrakan tersebut di temukan barang bukti 5 lembar uang pecahan 50 ribu 670 lembar pecahan 50 ribu dan 93 lembar 20ribu,” tambah Syafri.

Kedua tersangka memalsukan uang rupiah tersebut pecahan 50 ribu sebanyak 300 juta rupiah dan hasil pemalsuan tersebut di serahkan kepada seseorang yang bernama Sumantri alias Mancung yang saat ini masih DPO.

Kedua tersangka saat ini sudah di amankan Polsek kalideres untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Tindakan melanggar hukum bagi pelaku dapat diancam 10 tahun penjara.

Penulis : Haris

Ditreskrimsus Polda Kepri Ungkap Kasus Skimming ATM yang Dilakukan WNA

Ditreskrimsus Polda Kepri Ungkap Kasus Skimming ATM yang Dilakukan WNA

Batam, jurnalkota.online

Tim penyidik dari Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Kepolisian Daerah (Polda) Kepulauan Riau (Kepri) berhasil amankan tiga orang pelaku skimming ATM dengan inisial VTG, seorang Warga Negara Asing (WNA) yang merupakan pelaku utama, inisial JP alias J yang turut serta membantu dan inisial CCM yang merupakan kekasih VTG dan ikut membantu VTG dan JP.

Hal tersebut disampaikan oleh Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Harry Goldenhardt S., didampingi Dir Reskrimsus Polda kepri, Kombes Pol Teguh Widodo, Kasubdit V Siber Kompol Yunita Stevany, Pimpinan Cabang Bank Riau Kepri, Baharuddin dan Kepala Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian Tessa Harumdilla, pada saat konferensi pers yang dilaksanakan di Lobby Utama Polda Kepri, Kota Batam, Selasa (24/5/2022).

Sebelumnya pihak dari Bank Riau Kepri pada tanggal 11 Mei 2022 mendatangi Polda Kepri dan membuat laporan bahwa telah terjadi sebuah tindak pidana skimming atau tindak pidana pencurian data elektronik dengan tujuan untuk memperoleh informasi dan data elektronik.

Laporan yang dibuat oleh pihak Bank Riau Kepri ini setelah mendapatkan dari pihak nasabah adanya saldo di rekening nasabah yang berkurang atau hilang, padahal nasabah tersebut tidak ada melakukan transaksi.

Kemudian pihak Bank Riau Kepri melakukan investigasi internal.

Dari hasil investigasi tersebut diketahui bahwa ada beberapa ATM milik Bank Riau Kepri yang dipasang alat skimming, ATM tersebut berada di TKP salah satu Swalayan di wilayah Kota Batam.

“Dari hasil investigasi tersebut pihak dari Bank Riau Kepri membuat laporan dan berkoordinasi dengan penyidik,” tutur Harry Goldenhardt S.

Tidak menunggu lama, tim penyidik dari Ditreskrimsus Polda Kepri melakukan penyelidikan secara marathon dan diketahui bahwa tindak pidana tersebut dilakukan oleh tiga orang tersangka.

“Dari ketiga tersangka ini salah satunya adalah warga negara Bulgaria berinisial VTG dan tersangka merupakan otak dari tindak pidana ini,” ujar Harry Goldenhardt S.

Tindak Pidana yang dilakukan oleh para tersangka ini cukup profesional, yang mana tersangka meletakkan alat perangkat pembaca kartu di ATM milik Bank Riau Kepri, kemudian juga para tersangka memasang dan mengambil deep insert skimming serta alat pembaca magnetik kartu ATM.

“Disamping itu ketiga tersangka ini juga memasang alat penutup untuk menekan PIN. Setelah data milik nasabah tersebut didapatkan tersangka memindahkannya ke kartu magnetik kosong untuk di olah kembali menggunakan alat EDC (Elektronic Data Capture). Dengan menggunakan alat ini tersangka kemudian memindahkan data yang didapatkan ke kartu ATM yang kosong dan kemudian tersangka melakukan transaksi berupa penarikan dana ataupun melakukan transfer uang ke bank lain,” jelas Harry Goldenhardt S.

Dari hasil penyelidikan diketahui bahwa tersangka ini berada di Lombok, sehingga penyidik tidak menunggu lama dan bergerak cepat ke wilayah Lombok dan berhasil mengamankan ketiga tersangka.

“Dan kemarin sore tersangka berhasil dibawa ke wilayah Polda Kepri untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut,” tambahnya.

Atas tindak pidana ini, pasal yang diterapkan adalah Pasal 46 ayat (2) jo pasal 30 ayat (2) dan/atau pasal 51 ayat (2) jo pasal 36 UU ITE dan/atau pasal 55 ayat (1) jo pasal 56 ayat (1) Kuhpidana, Pasal 46 ayat (2) jo pasal 30 ayat (2).

“Dengan pidana penjara paling lama 7 tahun dan/atau denda paling banyak Rp700.000.000,00 dan atau pidana penjara paling lama 12 tahun dan/atau denda paling banyak Rp12.000.000.000,00,” imbuh Harry Goldenhardt S.

Barang Bukti yang berhasil diamankan adalah beberapa pakaian yang digunakan tersangka saat menjalankan aksinya, beberapa kartu ATM, beberapa kartu magnetic stripe, beberapa unit handphone, beberapa peralatan yang digunakan tersangka untuk melakukan tindak pidana skimming dan uang tunai hasil kejahatan dalam pecahan mata uang Euro dan Rupiah dengan total Rp251.000.000 dan 1.000 Euro.

“Dari investigasi awal tim penyidik bersama Bank Riau Kepri kerugian mencapai 800 juta rupiah dari kurang lebih 50 orang Nasabah,” ungkap Harry Goldenhardt S.

Editor: Antoni

Polres Sampang Serahkan Berkas Perkara Dugaan Penyelewengan Pupuk Bersubsidi ke Kejari

Polres Sampang Serahkan Berkas Perkara Dugaan Penyelewengan Pupuk Bersubsidi ke Kejari

Sampang, jurnalkota.online

Kasus perkara dugaan penyelewengan pupuk bersubsidi di Kabupaten Sampang, Madura. Saat ini, berkas para tersangka yang terlibat dalam kasus tersebut, kini sudah dilimpahkan kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) setempat. Pelimpahan berkas diserahkan pada hari ini, Senin (23/5/2022).

Melalui kasie Humas Polres Sampang, IPDA Dody Darmawan mengatakan, bahwa berkas yang dilimpahkan merupakan milik semua tersangka sebanyak lima orang.

Tiga tersangka berperan sebagai supir dan kernet serta dua tersangka baru (MH dan SY) berperan mencari kios untuk membeli pupuk bersubsidi.

“Untuk penyerahannya tadi pagi sekitar pukul 10.00 WIB,” terangnya.

Atas penyerahan berkas tersebut saat ini pihaknya menunggu hasil dari Kejari Sampang, apakah masih di revisi ataupun tidak.

“Jika tanpa revisi tentu langsung kami serahkan tersangka bersama barang buktinya,” pungkasnya.

Penulis: Mat Jusi

Miliki Sabu, Satresnarkoba Polresta Tanjungpinang Amankan Seorang Pria dan 2 Wanita

Miliki Sabu, Satresnarkoba Polresta Tanjungpinang Amankan Seorang Pria dan 2 Wanita

Tanjungpinang, jurnalkota.online

Satuan Reserse Narkotika, Psikotropika dan Obat Berbahaya (Satresnarkoba) Kepolisian Resor Kota (Polresta) Tanjungpinang berhasil mengamankan pelaku tindak pidana narkotika jenis sabu.

Kejadian bermula pada hari Senin, 16 Mei 2022 sekira pukul 16.00 Wib, Sat Resnarkoba Polresta Tanjungpinang mendapatkan informasi bahwa ada seorang laki-laki yang diduga memiliki narkotika jenis sabu. Kemudian dilakukan penyelidikan dan sekira pukul 21.00 Wib dilakukan penangkapan terhadap (T) alias (A) di sebuah ruko Jalan Kijang Lama Kelurahan Melayu Kota Piring, dan di lantai 2 ruko ditemukan 2 orang perempuan bernama (TA) alias (TS) dan (MS).

Membawa surat perintah tugas, Anggota Satresnarkoba Polresta Tanjungpinang memperkenalkan diri dari pihak Kepolisian dan dilakukan penggeledahan yang disaksikan oleh security setempat.

Kapolresta Tanjungpinang  AKBP H. Ompusunggu, SIK, M.Si melalui Kasat Resnarkoba Polresta Tanjungpinang AKP Ronny B, SH menjelaskan bahwa saat dilakukan penggeledahan dari tangan pelaku ditemukan 4 paket sedang diduga sabu, 1 buah kantong plastik bening diduga berisikan sabu, 12 paket kecil diduga Sabu, 1 bundel plastik transparan, 3 buah potongan kantong plastik hitam, 1 buah timbangan digital, 1 buah kantong plastik hitam, 2 buah kotak plastik bening, seperangkat alat hisap sabu (bong), 2 buah mancis / korek api gas, 3 unit HP, dan 1 buah tas ransel dengan total bruto sabu 244,6 gram.

“Dari pengakuan para tersangka, mereka mengakui kepemilikan barang-barang tersebut. Selanjutnya para tersangka dilakukan tes urine dengan hasil positif mengkonsumsi narkoba,” terang Kasatresnarkoba Polresta Tanjungpinang, Kamis (19/5/2022).

Atas perbuatannya, pelaku dikenakan Pasal 114 (2) dan atau 112 ayat (2) Juncto Pasal 132 ayat (1) Undang-undang RI No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

“Dengan ancaman pidana penjara paling singkat 5 tahun,” pungkas Kasatreskoba Polresta Tanjungpinang.

Editor: Antoni

Portal berita yang menyajikan informasi aktual, fakta dan terpercaya. Lahir dengan moto “Bicara Sesuai Fakta”. Keseimbangan dalam menyajikan realita dengan Cover Both Side. Disajikan dengan cepat untuk memenuhi kebutuhan informasi bagi masyarakat dan referensi untuk para pengambil keputusan.

Media Jurnal Kota terbit dalam bentuk cetak dan media online. Untuk pemasangan iklan cetak dan online dapat menghubungi (021) 54337557

Penerbit : PT. Media Tiga Serangkai 

Jl. Gunung Pangrango Blok D 17 No. 3  Cengkareng Jakarta Barat 11730

Telp. (021) 54337557 Fax. (021) 54337557

  jurnalkota03@gmail.com 

About Jurnal Kota Online

Jurnal Kota Online
(021)54337557

Mobile : 081218881273 –
jurnalkota03@gmail.com