Sistem Layanan CEISA Terganggu, Pengusaha Desak agar Pihak Terkait Cari Solusi

Sistem Layanan CEISA Terganggu, Pengusaha Desak agar Pihak Terkait Cari Solusi

Jakarta, jurnalkota.id

Banyak  pengusaha mengeluh, karena merasa dirugikan akibat sistem layanan Customs-Excise Information System and Automation (CEISA), Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) yang mengalami gangguan (down) sejak beberapa hari belakangan ini.

Menurut U. Ginting, pelaku usaha di Jakarta, pihaknya tidak bisa menjalankan usahanya saat ini, sebab tidak bisa mengakses sistem layanana tersebut.

“Bagaimana kalau begini, akibat downnya CEISA tersebut, kita tidak bisa mengakses dan mengunggah dokumen  yang sebelumnya sudah  diunggah ke sistem CEISA,” katanya di  Jakarta Barat, Selasa (13/7/2021).

Ia berharap, respon cepat dilakukan untuk memfungsikan kembali sistem CEISA. “Sebab hal ini  memang sangat penting dalam keberlangsungan proses bisnis pada layanan ekspor impor nasional,” ungkapnya. Untuk informasi lebih lanjut masih diupayakan konfirmasi ke pihak terkait.

Penulis: Pang

PT. Kosme Siap Tembus Pasar Kosmetik Internasional

PT. Kosme Siap Tembus Pasar Kosmetik Internasional

Jakarta, BIJAK

J99 Corp terus melebarkan sayap usahanya meski pandemi Covid-19 belum berakhir, termasuk membuka pabrik baru PT. Kosmetika Global Indonesia (Kosme) di kawasan SIER Surabaya untuk memenuhi kebutuhan pasar kosmetik, Kamis (17/6/2021).

Gilang Widya Pramana selaku pemilik PT. Kosme menjelaskan, pabrik kosmetik yang dibuka ini merupakan lokasi kedua setelah Malang untuk memenuhi tingginya permintaan pasar kosmetik di Indonesia, dan kedepannya dirinya bersama sang istri Shany Purnamasari akan membuka pabrik ketiga di Jawa Barat.

Dalam pembukaan pabrik kosmetik ini, Gilang bersama istri juga memperkerjakan sekitar 20 orang disabilitas sebagai karyawan PT. Kosme. Sebagai bentuk tanggung jawab moral kepada masyarakat yang kurang mendapatkan kesempatan untuk bekerja karena kondisi fisiknya.

“Karena sebetulnya mereka bisa kerja tentunya nggak diberikan kesempatan aja gitu,” kata Shandy Purnamasari.

“Kerja mereka sebetulnya lebih semangat pak, jadi lebih semangat untuk effort,” timpal Gilang dihadapan Wagub Jatim Emil Elistianto Dardak.

Tak hanya melebarkan sayap di dalam negeri, J99 Corp juga berencana membuka pabrik kemasan, farmasi dan obat tradisional termasuk kedepannya berekspansi ke Amerika dalam tahun ini untuk memasarkan produk MS Glow yang diproduksi PT. Kosme.

“Kemarin kita sudah berbicara dengan KBR di Los Angeles dan mereka berencana membantu kita untuk memasarkan produk MS Glow,” kata Gilang.

Direktur Operasional PT. SIER Didik Prasetiyono yang turut hadir dalam pembukaan PT. Kosme bersama Ketua Tim Penggerak PKK Jawa Timur Arumi Emil Dardak dan Kepala Disperindag Jatim. Dirinya menyambut baik J99 Corp membuka pabrik kosmetik di kawasan industri Rungkut Surabaya, hal ini menunjukkan bahwa iklim investasi di Jatim yang membaik meski kondisi ekonomi tertekan akibat pandemi Covid-19.

“Beberapa sektor tampak kemudian masih bisa bertahan dan justru kemudian tumbuh di era ini, dan ini kemudian sinyal bagus bagi kawasan industri yang kami kelola,” kata Didik di lokasi pembukaan.

Didik menambahkan, kawasan industri yang dikelola PT SIER di Surabaya dan Pasuruan sangat menyambut baik para investor seperti J99 Corp yang menanamkan investasinya di Jawa Timur. Karena usaha kosmetik di Jatim masih sangat potensial untuk dikembangkan.

“Kami ucapkan selamat datang kepada PT. Kosme jadi bagian dari keluarga besar kawasan PT SIER, semoga akan ikut ambil bagian dalam penciptaan lapangan pekerjaan baik yang di kawasan maupun rangkaian distribusi yang di luar kawasan,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jatim Emil Elistianto Dardak mengatakan, dengan dibukanya pabrik kosmetik PT. Kosme di Rungkut Surabaya merupakan contoh pentingnya pengembangan kawasan industri SIER. Karena sebagai Provinsi yang perekonomiannya terbesar kedua di Indonesia juga memiliki potensi pasar yang luar biasa.

“Ini menjadi contoh bagaimana kawasan industri memberikan sousi secara komprehensif untuk manfakturing di Jawa Timur,” ucap Emil.

Berdasarkan data dari Disperindag Jatim, Emil menjelaskan bahwa sumbangsih terbesar di Jawa Timur adalah manufakturing makanan dan minuman disusul tembakau. Dan industri farmasi, kimia bakal menjadi industri masa depan Jatim.

“Kemarin PMA sudah masuk ke sektor itu, sekarang dengan Kosme masuk maka ini menjad penanaman modal dalam negeri ita melihat bahwa ini menjadi indutri masa depan bagi Jawa Timur,” terangnya.

Emil juga menyambut baik langkah PT. Kosme memperkerjakan disabilitas sebagai karyawannya, tentunya ini merupakan suatu hal luar biasa yang bisa dicontoh pabrik maupun industri lainnya.

“Tentunya kami sangat bangga bahwa Kosme mempercayakan saudara-saudara kita yang difabel, tentu ini akan menjadi model yang kita dorong kepada pabrik – pabrik lain untuk meneladani ini (PT. Kosme),” ucap Emil.

Dalam pembukaan PT. Kosme, Gilang membagikan mobil mewah seperti Toyota Fortuner, hingga Mercedes Benz tipe terbaru sebagai kendaraan operasional pegawainya, dengan harapan akan menambah semangat dan loyalitas seluruh karyawan dalam menggapai visi dan misi perusahaan ke arah selanjutnya.

Penulis: Dedy Haryadi

 

Perundingan PKB Tak Dilanjut, SP PLN Ancam Mogok Nasional

Perundingan PKB Tak Dilanjut, SP PLN Ancam Mogok Nasional

Jakarta, jurnalkota.id

Serikat Pekerja (SP) PLN mengancam akan melakukan aksi mogok nasional, jika perundingan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) tetap dihentikan secara sepihak oleh pihak manajemen PT PLN (Perero)

Menurut Ketua Umum SP PLN, Abrar Ali, dihentikannya perundingan PKB yang tengah berlangsung dari bulan Juli 2015 hingga Agustus 2016 oleh perseroan dengan alasan adanya dualisme di kepengurusan SP PLN.

“Perlu ditegaskan lagi bahwa Perundingan PKB antara Perseroan dengan SP PLN hanya dihentikan sementara sampai dengan SP PLN menyelesaikan permasalahan dualisme kepengurusannya, jadi bukan dibatalkan,” ujar Abrar di Jakarta, Rabu (31/3).

Ia juga menyebutkan, bahwa statement SP PLN yang disampaikan dalam konferensi pers tanggal 5 Desember 2018 merupakan bentuk tindak lanjut dari rapat akbar SP PLN tanggal 24-25 Januari 2017, di mana saat itu SP PLN mengajukan tuntutan untuk dilanjutkannya kembali perundingan PKB yang dihentikan secara sepihak oleh perseroan.

“Setelah dimediasi oleh pihak Kementerian Tenaga Kerja RI dan Polda Metro Jaya, SP PLN akhirnya membubarkan rapat Akbar tersebut, atas jaminan dari kedua institusi di atas sebagai mediator untuk mengawal dilanjutkannya proses perundingan PKB yang terhenti ini sampai selesai,” jelasnya.

Ia juga mengungkapkan, bahwa dalam menyelesaikan permasalahan dualisme kepengurusan tersebut, SP PLN telah melakukan perdamaian yang dituangkan dalam Akta Perdamaian, yang dikuatkan melalui Putusan PN Jakarta Selatan Perkara No.391/Pdt.G/2018/PN.Jkt.Sel tanggal 19 Februari 2019.

“Sebagai tindak lanjut dari Akta Perdamaian tersebut, SP PLN juga telah melaksanakan Musyawarah Nasional Luar Biasa tanggal 20-21 Maret 2019 di Gedung Timah Indonesia Power Jakarta dan telah terbentuk Kepengurusan DPP SP PLN Periode 2019-2023 yang telah dilaporkan kepada Sudinakertrans Kota Administrasi Jakarta Selatan,” paparnya.

Menurut Abrar, dengan terbentuknya kepengurusan baru, SP PLN telah beberapa kali meminta kepada perseroan, baik melalui surat ataupun audiensi untuk dilanjutkannya kembali perundingan PKB yang terhenti. Namun, menanggapi permintaan SP PLN tersebut, pihak perseroan mempersyaratkan untuk dilakukan Verifikasi jumlah anggota serikat pekerja yang ada di lingkungan PT PLN (Persero) sebagai syarat dilanjutkannya Kembali Perundingan PKB yang terhenti.

“SP PLN pun telah mematuhi semua proses verifikasi yang dipersyaratkan tersebut sampai dengan tahap akhir pada tanggal 23-26 September 2019 di kantor PT PLN (Persero) PUSDIKLAT – Jl RM. Harsono No.59 Ragunan Jakarta Selatan,” tuturnya.

Sementara itu, sesuai hasil verifikasi jumlah anggota yang dituangkan dalam Berita Acara Hasil Akhir Kegiatan Panitia Verifikasi Keanggotaan Serikat Pekerja/Serikat Buruh di PT PLN (Persero) tanggal 26 September 2019 yang ditanda tangani oleh semua pihak yang terlibat (unsur serikat pekerja, Manajemen dan Kementerian), disimpulkan bahwa hanya SP PLN yang lolos verifikasi sesuai peraturan perundangan yang berlaku, baik dari sisi bukti pencatatan maupun jumlah anggota sesuai Kepmenakertrans No. KEP.16/MEN/2001 dan Permenaker No.28 Tahun 2014.

“Adapun jumlah anggota minimal yang dipersyaratkan bagi serikat pekerja untuk dapat ikut dalam perundingan adalah lebih dari 10 persen dan SP PLN memiliki jumlah anggota pada saat verifikasi sebanyak 53,91 persen dari jumlah seluruh pegawai PLN,” tukasnya.

Dari keempat serikat pekerja yang mengikuti proses verifikasi, lanjut dia, terdapat satu serikat pekerja di luar SP PLN yang memiliki anggota sebesar 10,99% namun bermasalah dalam pencatatannya karena tidak sesuai domisili sehingga bertentangan dengan Kepmenakertrans No. KEP.16/MEN/2001 dan Pergub DKI Jakarta No.10 Tahun 2007.

Ironisnya, setelah menunggu hampir 1 tahun, pihak perseroan justru baru mengambil sikap dengan menyatakan bahwa perundingan PKB harus dilakukan dengan SP PLN serta melibatkan serikat pekerja yang bermasalah pada pencatatannya tersebut.

“Yang lebih mengejutkan pada saat meeting virtual antara perseroan dengan SP PLN dan serikat pekerja lainnya pada tanggal 25 Februari 2021, ada pernyataan dari oknum pejabat perseroan yang memberi kesan keberpihakan perseroan dengan mengabaikan aturan yang berlaku,” tukas Abrar.

Menurutnya, pernyataan dari oknum pejabat tersebut yang menyatakan bahwa “Perundingan PKB yang akan dilakukan adalah perundingan PKB yang baru berdasarkan hasil verifikasi keanggotaan serikat pekerja di lingkungan PLN pada bulan September 2019, dan bukan melanjutkan perundingan PKB sebelumnya karena dianggap telah Deadlock, mengingat anggota Tim Perunding dari Manajemen sudah berganti/mutasi.

“Sementara pernyataan oknum pejabat lainnya menyatakan bahwa manajemen hanya akan berunding PKB dengan serikat pekerja yang mau berunding saja dan siap untuk digugat oleh pihak manapun, dan akan dihadapi bersama dengan serikat pekerja yang ikut berunding PKB,” ungkapnya.

Apabila pernyataan kedua oknum pejabat Perseroan tersebut benar-benar mewakili sikap perseroan, maka menurut Abrar seharusnya disampaikan kepada SP PLN secara tertulis. “Karena pernyataan kedua oknum pejabat tersebut sama artinya telah memaksa SP PLN untuk mengambil haknya untuk melakukan Aksi Mogok sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku,” tutup Abrar.(Sya)

Masa Pandemi Gulung Tikar, Rahma: Bazar Juadah Nusantara akan Bantu IKM

Masa Pandemi Gulung Tikar, Rahma: Bazar Juadah Nusantara akan Bantu IKM

Tanjungpinang, jurnalkota.id

Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang terus berupaya menggeliatkan ekonomi di masa pandemi. Kali ini melalui Bazar Juadah Nusantara, izinnya pun turut dibantu dan dipermudah. Hal tersebut disampaikan Wali Kota Tanjungpinang ketika meresmikan bazar tersebut, di Taman Batu 10, Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Sabtu (27/2/2021).

Upaya penguatan Industri Kecil Menengah (IKM) dan pemulihan ekonomi masyarakat terus dilakukan pemerintah dalam masa pandemi Covid-19. IKM sangat berdampak, bahkan ada yang gulung tikar. Untuk itu, Pemerintah Kota Tanjungpinang melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Tanjungpinang menggelar Bazar Juadah Nusantara yang akan dilaksanakan setiap minggunya pada hari Sabtu dan Minggu.

Dalam sambutannya, Wali Kota Tanjungpinang, Hj. Rahma, S.IP menyampaikan dukungan penuh kepada para pelaku usaha untuk tetap eksis dalam mempromosikan produk usahanya.

“Pengembangan IKM merupakan salah satu program prioritas yang menjadi landasan utama sebagai upaya menggerakkan perekonomian masyarakat yang terdampak akibat Covid-19. Maka para pelaku usaha harus optimis dan terus berinovasi untuk kembali mengembangkan usahanya,” ungkap Rahma.

Rahma juga mengatakan, Pemko Tanjungpinang siap untuk memfasilitasi IKM untuk pengurusan perizinan. “Kita akan fasilitasi para pelaku IKM yang belum memiliki perizinan Industri Rumah Tangga, pengurusan label halal dan izin dari Badan POM. Siapkan administrasinya nanti akan kami bantu sampai semuanya selesai dan terbit, tujuannya adalah agar produk yang dihasilkan dapat dipertanggungjawabkan dari segi higienitas, aman, halal dan layak konsumsi. Juga selain itu, produk dapat dijual ke luar daerah, sehingga perekonomian kita dapat berputar dengan baik,” lanjut Rahma.

Lebih lanjut Rahma menjelaskan, bahwa Bazar Juadah Nusantara ini, akan dilaksanakan setiap akhir pekan hingga akhir tahun nanti. Lokasi bazar akan bergantian seperti di Taman Batu 10, Pelataran Gedung Gonggong, wilayah Dompak dan tempat strategis lainnya.

“Semoga dengan adanya Bazar Juadah Nusantara yang dilakukan setiap akhir pekan ini dapat meningkatkan perekonomian masyarakat khususnya pelaku IKM. Khususnya di masa pandemi ini masyarakat lebih memilih berbelanja di dalam daerah dengan membeli produk IKM setempat, sehingga dengan cara inilah dapat memutar roda perekonomian pelaku IKM,” imbuh Rahma.

Pada kesempatan itu Rahma menyampaikan kepada pelaku IKM bahwa produk IKM telah dipasarkan di beberapa pasar modern atau swalayan di Kota Tanjungpinang. Adapun swalayan yang telah bekerja sama dengan Pemko Tanjungpinang diantaranya Swalayan Zoom, Pasar Raya 21, Kurnia, Hypermart, Pinang Lestari dan Pinang Kencana.

“Pemerintah berkomitmen untuk mendampingi UMKM untuk bertahan, dengan cara menggandeng Swalayan untuk mempromosikan produk UMKM agar semakin berkembang dan naik kelas,” ucap Rahma.

Salah satu peserta bazar, Kurniawaty yang memiliki usaha Bolu Kemboje Baginda sangat senang dengan adanya Bazar Juadah Nusantara ini. Menurutnya, Pemko Tanjungpinang sangat peduli dengan para pelaku UKM sehingga kegiatan ini dapat terlaksana. “Alhamdulillah, kami sangat berterima kasih kepada Pemko Tanjungpinang dan Ibu Wali Kota yang telah melaksanakan Bazar Juadah Nusantara ini, sehingga kami dapat mempromosikan produk usaha yang kami miliki, ini sebagai salah satu bentuk kepedulian Pemko Tanjungpinang kepada para pelaku UKM yang ada,” ungkap Kurniawaty.

Selain itu, Sukarsih pemilik usaha Risol Nana juga berterima kasih karena sudah terbantu untuk pengurusan PIRT, label halal dan izin BPOM. “Saya sangat bersyukur karena selama ini kami belum ada izin PIRT dan lain-lain, dengan adanya Bazar Juadah Nusantara ini kami sangat terbantu dengan apa yang Ibu Wali Kota sampaikan, terima kasih Pemko Tanjungpinang dan Ibu Wali Kota yang telah membantu kami untuk mengurus izin legalitas usaha kami,” kata Sukarsih.

Rahma mengimbau kepada seluruh jajarannya Kepala OPD, Kabag, Camat dan Lurah untuk berbelanja dan membeli produk UKM yang ada di Bazar Juadah Nusantara sebagai bentuk dukungan dan penggerak pertama untuk menyukseskan kegiatan ini. Tampak dalam pelaksanaan bazar perdana ini antusias masyarakat untuk membeli produk-produk UKM yang ditawarkan.
Sumber Prokompim.

Editor : Antoni

 

Pulihkan Ekonomi Tanjungpinang, Wali Kota Fokus Penguatan UMKM

Pulihkan Ekonomi Tanjungpinang, Wali Kota Fokus Penguatan UMKM

Tanjungpinang, jurnalkota.id

Upaya peningkatan dan pemulihan ekonomi di Kota Tanjungpinang, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Tanjungpinang menggelar rapat koordinasi yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Tanjungpinang, Hj. Rahma, S.IP, di Ruang Rapat Engku Puteri Raja Hamidah, Kantor Wali Kota Tanjungpinang, Jl. Daeng Marewa No 1, Senggarang, Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Selasa (16/2/2021).

Wali Kota Tanjungpinang, Hj. Rahma, S.IP dalam kesempatan itu mengatakan, bahwa untuk perkembangan harga bahan komoditas bahan pokok di Kota Tanjungpinang saat ini masih tergolong stabil, tetapi untuk beberapa komoditi kebutuhan pokok perlu diperhatikan dan terus dilakukan pemantauan secara khusus kedepannya.

“Saya sangat mengapresiasi atas kerja keras Tim TPID Kota Tanjungpinang yang sudah bekerja dengan baik dan maksimal dalam mengendalikan Inflasi selama ini, semoga dapat terus dijaga dan dikawal dengan baik hal yang sudah kita laksanakan ini,” ungkap Rahma.

Rahma juga mengatakan, terjadinya inflasi saat ini dipengaruhi hari besar Imlek sehingga tingkat konsumsi masyarakat meningkat jelang perayaan tersebut. “Di masa pandemi ini dimana masyarakat terbatas untuk berpergian ke luar daerah, berdampak pada daya beli masyarakat yang meningkat. Untuk itu kita semua perlu menjaga stok komoditi untuk Kota Tanjungpinang,” lanjutnya.

Terkait peningkatan UMKM, Rahma mengatakan terdapat 12.000 UMKM kategori omset dibawah Rp300 juta per tahun di Kota Tanjungpinang. Dalam upaya penguatan UMKM dan pemulihan ekonomi masyarakat, Pemko Tanjungpinang telah melakukan persiapan kerjasama untuk dana CSR di Bank Riau Kepri Syariah dengan cara menjemput kebutuhan kelengkapan UMKM. Selain itu, juga akan dioptimalkan Gerai Pangan yang ada di Jalan Hang Lekir Tanjungpinang.

Rahma juga mengatakan, saat ini sudah ada 6 swalayan yang bekerjasama dengan Pemko Tanjungpinang untuk menjualkan produk UMKM Binaan Pemko Tanjungpinang.

“Semoga langkah-langkah yang telah kami lakukan sebagai titik fokus untuk penguatan UMKM, dan pemulihan ekonomi masyarakat, agar dapat berjalan dengan baik, saya juga mengajak kepada Bank Indonesia dan rekan-rekan TPID untuk dapat mengunjungi Gerai Pangan dan swalayan tersebut, mungkin ada program-program yang dapat kita lakukan kerjasama,” ujar Rahma.

Rahma menjelaskan, berdasarkan arahan Presiden Republik Indonesia terkait pengendalian inflasi yakni kebijakan pengendalian inflasi tidak hanya fokus pada upaya-upaya pengendalian harga, namun juga diarahkan pada upaya untuk memastikan terjaganya daya beli masyarakat melalui penguatan perlindungan sosial dan dukungan terhadap sektor UMKM.

Pemerintah Daerah diharapkan memperkuat kebijakan Pemerintah Pusat dengan mempercepat realisasi APBD terutama belanja bantuan sosial dan belanja modal yang mendukung pemulihan ekonomi termasuk sektor UMKM.

Selanjutnya, juga harus dilakukan penguatan sinergi antara Pemerintah Pusat dan Daerah dilakukan dengan mengarahkan belanja pada produk-produk dalam negeri, baik produk pertanian maupun UMKM.

Pemerintah daerah juga harus memastikan ketersediaan data informasi pangan yang akurat diperlukan untuk mendukung perumusan kebijakan
tingkat pusat dan daerah, mengatasi permasalahan keterbatasan pasokan pangan, mendorong perdagangan, serta memperkuat kerja sama antar daerah. Pemerintah Daerah diharapkan dapat membangun optimisme pemulihan ekonomi dengan terus memberikan informasi kepada masyarakat mengenai langkah-langkah kebijakan dan penanganan pandemi Covid-19 di pusat dan daerah.

Sementara, menurut data yang dipaparkan oleh Bank Indonesia (BI) Perwakilan Kepri dan BPS Kota Tanjungpinang, bahwa IHK Kota Tanjungpinang pada Februari 2021 diperkirakan terkendali pada Kisaran 0,04 – 0,34% (mtm) atau 2,00 – 2,40% (yoy). Sedangkan hasil Survei Pemantauan Harga (SPH) pada minggu kedua Februari 2021, mengindikasikan Kota Tanjungpinang mengalami inflasi 1,38% (mtm).

Terdapat beberapa potensi risiko inflasi antara lain peningkatan curah hujan berpotensi mendorong kenaikan harga pada komoditas bahan pangan seperti cabai (merah dan rawit), produk unggas (daging dan telur), serta komoditas sayuran. Kemudian harga rokok berpotensi meningkat menjelang implementasi kenaikan Cukai Hasil Tembakau (CHT) dan Harga Jual Eceran (HJE) pada 1 Februari 2021 serta penyesuaian tarif dan upah pada awal tahun 2021.

Musni Hardi, Kepala Bank Indonesia Perwakilan Kepri mengatakan, terjadinya inflasi ini agar diantisipasi jelang Ramadhan dan Idul Fitri. “Semoga tingkat inflasi ini dapat kita kendalikan, karena dipastikan tingkat daya beli masyarakat meningkat pada 2 waktu tersebut,” ungkap Musni.

Sementara itu, data yang disampaikan oleh Kepala BPS Kota Tanjungpinang, Mangampu Tua Gultompada, bulan Januari 2021 IHK stabil terdiri dari kelompok informasi, komunikasi dan jasa keuangan, rekreasi, olahraga dan budaya serta pendidikan. Komoditas dominan penyumbang inflasi di Kota Tanjungpinang terdiri dari cabai merah 0,14%, daging ayam ras 0,10%, ikan selar 0,06%, telur ayam ras 0,05%, sotong 0,03%, ikan tongkol 0,03%, kol putih/kubis 0,03%, bayam 0,02%, ikan bakar 0,02% dan kangkung 0,02%.

Mengenai perkembangan harga bulan Februari 2021, tercatat 21 komoditi barang/jasa kebutuhan masyarakat mengalami kenaikan harga, di antaranya adalah ikan tamban, ikan bulat, ikan lele, ikan layang, cumi-cumi, ikan nata besar, ikan ekor kuning, sotong, ikan caru, ikan asin teri, ikan asin belah, wortel, buncis, cabai hijau, daun bawang, cabai merah kering, kacang tanah, sabun cair cuci piring, mie kering instan, tepung terigu dan minyak goreng.

Inflasi di Kepri terendah ke-5 se-Sumatera yang didorong deflasi beberapa komoditas seperti tarif angkutan udara dan volatile food. Inflasi di Kepri, Batam dan Tanjungpinang pada bulan Januari didorong oleh peningkatan daging ayam ras, cabai rawit dan beras. Peningkatan harga daging ayam didorong oleh kenaikan harga pakan dan berkurangnya pasokan. Peningkatan cabai rawit didorong oleh pasokan, kenaikan harga beras didorong kenaikan harga gabah di tingkat penggilingan. Dari 24 Kota IHK di Sumatera dan Nasional pada Januari 2021, Tanjungpinang mengalami inflasi 0,56% diantara Kota Batam sebesar 0,68% dan Kota Metri sebesar 0,53%, sedangkan untuk nasional sebesar 0,26%.

Sementara itu, Perwakilan Bulog mengatakan ketersediaan stok beras yang tersedia saat ini 1.873 ton di gudang Bulog Tanjungpinang tergolong aman dan cukup cukup untuk 4 bulan kedepan. Seperti minyak 4 ton, daging 9 ton dan tepung terigu 3 ton. Hal ini akan dilakukan penambahan jelang bulan suci Ramadhan dan Idul Fitri. Dengan data yang ada saat ini secara keseluruhan, ketersediaan komoditi di gudang Bulog Tanjungpinang tergolong aman dan mencukupi beberapa bulan dan sudah ada upaya untuk penambahan seperti yang telah disebutkan pada bulan sebelumnya.
Sumber Prokompim.

Editor : Antoni

Akibat PHK, Beni Beralih Jadi Pedagang Sate Padang Bang Ben

Akibat PHK, Beni Beralih Jadi Pedagang Sate Padang Bang Ben

Tangerang, jurnalkota.id

Selama masa pandemi Covid-19, salah satu sektor yang paling terdampak adalah ekonomi. Hal ini membuat perusahan merugi dan mendorong banyak terjadi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

Salah satu yang terdampak dari pandemi ini dia lah Beni Akhiruddin pria yang akrab disapa Ben 30, Warga Parigi Pondok Aren ini terkena pemutusan kerja dari salah satu pusat hiburan di jakarta. Lantaran sulit mencari pekerjaan, Beni memutar otak untuk dapat bertahan hidup, ia akhirnya membuka peluang usaha sendiri.

Sebagai bapak satu anak, Beni memilih untuk membuka peluang usaha Sate Padang Bang Ben yang diambil dari nama panggilannya, yang berlokasi di jalan BSD – Bintaro Raya.

Dengan kegigihan dan keuletannya, Beni membuka usahanya di Food Court Haji Goni Parigi Baru. Kini sudah mempunyai pelanggan tetap, baik dari sekitar wilayah tempat ia berjualan, maupun hingga luar Pondok Aren.

“Alhamdullilah dengan hasil dari berdagang makanan Sate Padang Ban Ben ini omset yang didapatkan cukup lumayan, bisa menghidupi kebutuhan keluarga di rumah,” ujarnya di lokasi, Sabtu (23/1/2021).

Beni mengaku, bahwa dalam sehari itu omset yang dia dapat dari berjualan sate mencapai Rp. 700.000. Hal ini selain mengandalkan pelanggan yang datang beli di lokasi, juga berkat aplikasi good food, sehingga usaha yang dirintis dari Desember 2020 ini sudah memiliki banyak pelanggan.

“Semua ini berkat kegigihan dan tidak mudah menyerah, jika terkena PHK jangan langsung pasrah, tapi coba bangkit dengan modal sedikit kini keuntungan membukit,” ungkapnya.

Penulis: M.Andika Putra/ Rusli H

 

TPID Kota Tanjungpinang  Gelar Rakoor,   Beberapa Potensi Risiko Tekanan Inflasi Perlu Diwaspadai

TPID Kota Tanjungpinang Gelar Rakoor, Beberapa Potensi Risiko Tekanan Inflasi Perlu Diwaspadai

Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Tanjungpinang menggelar rapat koordinasi (Rakoor) bersama seluruh anggota TPID secara virtual,  dipimpin  Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Samsudi,  S. Sos,  M. H, berlangsung di Ruang Rapat Raja Haji Fisabilillah, Kantor Wali Kota Tanjungpinang, Selasa (19/1/2021).

Menurut data yang dipaparkan  Bank Indonesia (BI) Perwakilan Kepri dan BPS Kota Tanjungpinang, menjelaskan bahwa IHK Kota Tanjungpinang pada Januari 2021, diperkirakan terkendali pada Kisaran 0,5 – 0,8% (mtm) atau 1,8 – 2,1% (yoy).

Terdapat beberapa potensi risiko tekanan inflasi yang perlu diwaspadai, antara lain  peningkatan curah hujan berpotensi mendorong kenaikan harga pada komoditas bahan pangan, seperti cabai merah dan rawit, produk unggas daging dan telur, serta komoditas sayuran.

Gangguan cuaca seperti gelombang laut yang tinggi pada periode musim angin utara dapat menghambat distribusi barang, harga rokok berpotensi meningkat menjelang implementasi kenaikan Cukai Hasil Tembakau (CHT) dan Harga Jual Eceran (HJE) pada 1 Februari 2021 serta penyesuaian tarif dan upah pada awal tahun 2021.

Sementara itu, data yang disampaikan oleh BPS Kota Tanjungpinang pada bulan Desember 2020, komoditas dominan penyumbang inflasi di Kota Tanjungpinang terdiri dari cabai merah 0,27%, angkutan udara 0,20%, cabai rawit 0,09%, bawang merah 0,06%, telur ayam ras 0,06%, bayam 0,06%, kangkung 0,04%, sawi hijau 0,04% cabai hijau 0,03%, dan kacang panjang 0,02%.

Mengenai perkembangan harga bulan Januari 2021 (1), tercatat 57 komoditi barang/jasa kebutuhan masyarakat mengalami kenaikan harga, di antaranya adalah kol putih/kubis, cabai rawit, terong, buncis, tomat, sotong, ikan selar/ikan tude, sawi putih/pecay/pitsai,  wortel, ikan layang/ikan benggol, ikan bulat, cabai merah, ikan kakap merah, ikan ekor kuning, udang basah, ikan tongkol/ikan ambu-ambu, ikan caru, cabai merah kering, cumi-cumi, telur ayam ras, ikan mata besar, daging ayam ras, deodorant, kacang panjang, ketimun, ikan pinang-pinang,  pemutih, ikan kembung, lada/merica dan susu bubuk untuk tulang/manula.

Inflasi Tahun 2021 berpotensi mendekati batas atas sasaran inflasi, inflasi inti dan administered price diperkirakan mengalami peningkatan, didorong meningkatnya daya beli dan ekspektasi masyarakat seiring perbaikan perekonomian.

Peningkatan risiko inflasi juga berasal dari kelompok volatile food dikarenakan peningkatan harga bahan pangan pada tahun ini. Hal ini perlu diantisipasi, agar tidak mendorong inflasi secara keseluruhan meningkat mendekati batas atas sasaran inflasi 2021. La Nina yang berlangsung hingga Februari juga dapat mengganggu produksi bahan makanan.

Sementara, Perwakilan Bulog mengatakan, ketersediaan stok beras yang tersedia saat ini di gudang Bulog Tanjungpinang tergolong aman dan cukup dengan jumlah 1000 ton dan dengan data yang ada saat ini ketersediaan komoditi di gudang Bulog Tanjungpinang tergolong aman dan mencukupi sampai 3 bulan dan sudah ada upaya untuk penambahan 1000 ton lagi untuk sampai 3 bulan ke depan.
Sumber Prokompim.

Editor : Antoni

HIPPI Promosikan Karya UKM di Ajang Nasional

HIPPI Promosikan Karya UKM di Ajang Nasional

Tangerang, jurnalkota.id

Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) Provinsi Banten, ikut berpartisipasi mempromosikan karya Usaha Kecil Menengah (UKM) pada ajang Pencanangan Bangga Buatan Indonesia, dibuka Mentri BUMN dan Mentri Perhubungan Republik Indonesia digelar di Lobby Selatan Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Senin (11/1/21).

Untuk itu lewat koperasi Keneke Banten yang membina UMKM Provinsi Banten Hippi dengan bangga menampilkan hasil karya UMKM yang ada di Provinsi Banten, antara lain produk Batik Banten, kuliner khas Banten dan Handicraft.

“Keterlibatan Hippi Banten dalam kegiatan ini, mengingat Hippi Banten sudah memiliki jaringan dengan pihak Bandara Soetta, dalam kerjasama untuk mengangkat produk ukm banten di Bandara Soeta,” ungkap Ketua HIPPI Kabupaten, Tangerang Sapri.

Dikatakan, acara yang digelar di lobby Selatan terminal 3 Bandara Soeta ini, adalah rangkaian kegiatan yang secara bersamaan diadakan juga di Bandara Ngurai Rai Provinsi Bali dengan dibuka dan dicanangkan oleh Menteri Koordinator Perekonomian, Luhut Binsar Pangaribuan, dengan ditandai oleh Pemukulan Gong dan disiarkan secara virtual di acara yang digelar di Bandara Soekarno Hatta.

Kata Sapri, Menteri Perhubungan Budi dan beberapa Direksi BUMN, Menteri Budi Karya Sumadi berkesempatan melihat dari dekat stand UKM Hippi Banten yang menampikan produk produk UKM binaan Hippi Banten, dan membeli beberapa produk dari UKM Hippi Banten, seperti kopi banten, batik banten dan selendang bercorak Banten.

“Pihak Angkasa Pura Solusi yang mengundang Hippi Banten ikut berkontribusi dalam kegiatan ini sangat mengapresiasi peran Hippi yang mau dan peduli terhadap UKM Banten, dan selama ini sudah menjalin kerjasama dengan Hippi Banten dalam memberi tempat khusus di modular Smile Centre sebagai etalase produk UKM Banten, agar bisa dipasarkan di lingkungan Bandara Soekarno Hatta,” tukas Pria yang juga Anggota DPRD Kabupaten Tangerang ini.

Penulis: M.Andika Putra/ Rusli H

Nataru, Pertamina Jamin Distribusi BBM, LPG dan Avtur Lancar

Nataru, Pertamina Jamin Distribusi BBM, LPG dan Avtur Lancar

Medan, jurnalkota.id

Untuk semakin mengoptimalkan penyaluran BBM dan LPG saat momen Natal dan Tahun Baru (Nataru), Pertamina membentuk Satuan Tugas (Satgas) Nataru yang dimulai dari tanggal 7 Desember 2020 hingga 10 Januari 2021.

Komisaris PT Pertamina Patra Niaga, Muhammad Yusni bersama Direktur Pemasaran Pusat dan Niaga, Hasto Wibowo mengunjungi TBBM Medan Group berada di Jalan KL Yos Sudarso Medan pada Kamis (24/12). Kunjungan ini berkaitan dengan kesiapan Satgas Nataru.

“Pertamina menjamin ketercukupan energi bagi masyarakat dan kita jamin distribusi BBM, LPG dan avtur dalam kondisi lancar,” ujar Direktur Pemasaran Pusat dan Niaga, Hasto Wibowo yang juga didampingi GM Pertamina Regional Sumbagut, Herra Indra W dan Unit Manager Communication Relation & CSR Pertamina MOR I, Taufikurachman.

Hasto menjelaskan, proyeksi Satgas Nataru 2020 dibanding saat normal 2020, Gasoline (Premium, Pertalite, Pertamax, dan Pertamax Turbo) mengalami peningkatan 4,44 persen atau 89.201 Kilo Liter (KL) per hari, Gasoil (Dex, Dexlite dan Biosolar) mengalami peningkatan 0,36 persen atau 39.631 KL per hari.

Sementara itu, LPG diperkirakan naik sebesar 1,96 persen atau 26.164 Metrik Ton (MT) per hari, begitu juga avtur yang diproyeksikan meningkat sebesar 2,86 persen atau 7.149 KL per hari.

Beberapa kesiapan Satgas Nataru berupa layanan BBM, layanan LPG dan layanan Avtur. Total layanan BBM berjumlah 7.469, layanan LPG baik SPPBE, agen PSO, agen NPSO, outlet PSO dan outlet NPSO sebanyak 228.961 dan layanan avtur sejumlah 68 DPPU.

Layanan tambahan BBM antara lain mobil tangki sebanyak 160 unit, mobil dispenser tiga unit, pertashop 32 unit, motor kemasan/PDS sejumlah 213 unit dan layanan cashless payment di semua titik layanan SPBU.

Khusus di Pertamina MOR I, SPBU Reguler Siaga yang merupakan SPBU di jalur tol, jalur wisata dan jalur strategis tujuan mudik sebanyak 29 SPBU, motor kemasan/PDS sejumlah 27 dan mobil tangka sebanyak 14.

“Pertamina siap melayani masyarakat, kita telah menyiapkan sarana dan fasilitas (sarfas) distribusi sebanyak 114 TBBM dan 23 TLPG. Selain itu, Satgas Nataru juga bertugas menjamin ketersedian pelumas di SPBU,” ujarnya.

Di sisi lain, lanjutnya, Pertamina ikut mendorong langkah strategis pemerintah dalam menangulangi penyebaran Covid-19. Protokol antisipasi Covid-19 telah dijalankan dengan baik di seluruh SPBU.

“Kita menerapkan protokol kesehatan, tentunya dengan melakukan penyemprotan disenfektan, menyediakan hand sanitizer dan disiplin melakukan 3 M menjaga jarak, memakai masker dan mencuci tangan,” ucapnya.

Terkait menjaga jarak saat pengisian BBM, kata Hasto, pelanggan kendaraan roda dua, sebaiknya turun dari motor dan berdiri di samping motor yang berseberangan dengan posisi operator. Sementara untuk pelanggan roda empat disarankan untuk tetap berada di mobil, namun apabila diperlukan keluar dari mobil maka diwajibkan berdiri di sisi mobil dan menjaga jarak dengan petugas SPBU.

“Penerapan protokol kesehatan dengan benar menjadi kunci penting untuk mencegah penyebaran Covid-19. Semoga pandemi Covid-19 ini segera berlalu dan masyarakat tetap menjaga kesehatannya masing-masing,” kata Hasto.

Guna mempermudah transaksi pembayaran, Pertamina merekomendasikan pembayaran secara cashless melalui aplikasi MyPertamina dan untuk transaksi pembayaran uang tunai dianjurkan menggunakan uang pas sesuai dengan nilai transaksi.(Sya)

Pertamina MOR I Prediksi Realisasi Harian BBM dan LPG Saat Libur Nat Naik

Pertamina MOR I Prediksi Realisasi Harian BBM dan LPG Saat Libur Nat Naik

Jakarta, jurnalkota.id

Jelang Hari Raya Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 (Nataru), PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) I mempediksi akan terjadi kenaikan jumlah kebutuhan BBM dan LPG.

Menurut Unit Manager Communication Relation & CSR MOR 1, Taufikurachman, pihaknya memprediksi realisasi harian BBM selama Natal dan Tahun Baru mendatang, BBM jenis gasoline (Premium, Pertalite, Pertamax, Pertamax Turbo) mengalami peningkatan sebesar 10 persen dibandingkan dengan rata-rata harian normal sebelumnya yaitu dari 1.834 Kilo Liter (KL) menjadi 2.018 KL.

“Untuk BBM jenis gasoil (Dex, Dexlite, Biosolar) diprediksi mengalami peningkatan lima persen dari konsumsi harian normal, yaitu 1.061 KL menjadi 1.114 KL,” ujar Taufikurachman dalam keterangan persnya yang diterima jurnalkota.id di Jakarta, Sabtu (19/12/2020).

Menurut dia, untuk konsumsi LPG subsidi diperkirakan juga mengalami peningkatan sebesar 1,7 persen, dengan konsumsi harian normal yaitu 352 Metrik Ton (MT) menjadi 358 MT, sedangkan untuk LPG non subsidi diprediksi meningkat sebanyak 10,7 persen yaitu dari konsumsi harian normal sejumlah 42 MT menjadi 47 MT.

Selain itu, Pertamina telah membentuk tim Satuan Tugas (Satgas) yang bertugas mulai tanggal 7 Desember 2020 hingga 7 Januari 2021. Tim Satgas bertugas memantau penyaluran BBM dan LPG, kelancaran distribusi serta kondisi di lapangan agar berjalan dengan lancar.

“Menjelang libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021, tim Satgas akan selalu siaga bertugas memantau penyaluran dan kelancaran distribusi BBM dan LPG tetap lancar,” ucapnya.

Taufikurachman menjelaskan upaya Pertamina dalam pengamanan pasokan BBM dan LPG yakni dengan meningkatkan stok BBM dan LPG, penambahan mobil tangki, SPBU Kantong, dan motor kemasan.

“Dalam menghadapi Nataru tahun ini, kami menyediakan agen dan pangkalan siaga masa Satgas sejumlah 109 agen LPG PSO, 3.769 pangkalan LPG PSO, 24 agen LPG NPSO dan 434 outlet LPG NPSO. Layanan tambahan Pertamina berupa Rumah Pertamina, Pertashop, Mobile Dispenser, dan Modular,” ujarnya

Di samping itu, hingga 31 Desember pengguna aplikasi My Pertamina dapat menikmati program penawaran spesial berupa hemat Rp 250 per liternya untuk produk Pertamax Turbo, Pertamina Dex, dan Dexlite saat pembelian di SPBU Pertamina yang telah terfasilitasi dan terhubung MyPertamina.(Sya)

About Jurnal Kota Online

Portal berita yang menyajikan informasi aktual, fakta dan terpercaya. Lahir dengan moto “Bicara Sesuai Fakta”. Keseimbangan dalam menyajikan realita dengan Cover Both Side. Disajikan dengan cepat untuk memenuhi kebutuhan informasi bagi masyarakat dan referensi untuk para pengambil keputusan.

Media Jurnal Kota terbit dalam bentuk cetak dan media online. Untuk pemasangan iklan cetak dan online dapat menhubungi (021) 54331420

Penerbit : PT. Media Tiga Serangkai
Rukan Gading Kirana Blok D 6 No. 32 Kelapa Gading Jakarta Utara 14240
Telp. (021) 45874085 Fax. (021) 45878796
jurnalkota03@gmail.com / jurnalkota2020@gmail.com

Jurnal Kota Online
(021)45874085

Mobile : 081218881273 –
jurnalkota03@gmail.com – juralkota2020@gmail.com