Bupati Bogor Hadiri Giat Vaksinasi Anak di  SDN 01  Cariu

Bupati Bogor Hadiri Giat Vaksinasi Anak di SDN 01 Cariu

Bogor, jurnalkota.online

Bupati Bogor, Ade Yasin beri semangat siswa SD di Cariu saat disuntik vaksin. Pemerintah Kabupaten Bogor terus menggenjot percepatan Program Vaksin Covid-19 bagi anak-anak usia 6-11 Tahun.

Hal ini sebagai upaya mencegah penularan Covid-19 dan percepatan pembentukan kekebalan kelompok, khususnya di lingkungan sekolah.

Dalam sambutannya bupati menyemangati semua tim medis yang sudah berjuang, dan jangan sampai lelah untuk terus melaksanakan vaksinasi.

“Covid-19 ini masih ada dan harus waspada, bahkan sekarang sudah muncul lagi varian baru Omicron. Sebab itu, tak boleh kendor menjalankan protokol kesehatan.
Di Indonesia sekarang sudah hampir 800 orang yang terkena virus Covid-19 varian baru Omicron, ” kata bupati di SDN Cariu 01 Desa Cariu Kecamatan Cariu, Bogor, Rabu (19/1/2022).

Meski demikian, kata bupati, warga Bogor jangan sampai panik karena penyakit varian baru ini.

Hal senada juga di sampaikan Kurniawan selaku Kepala Sekolah SDN Cariu 01, bahwa program vaksinasi Covid-19 diklaim sangat penting, sebab memiliki banyak manfaat.

” Sebagai perlindungan lebih, hendaknya semua orangtua mewajibkan si buah hati mengikuti program vaksinasi. Salah satu manfaat vaksin tak hanya untuk tubuh anak sendiri, tetapi juga untuk keluarga terdekat dan lingkungan di sekitarnya. Terlebih, mengingat anak juga bisa terpapar virus dan menularkan ke seluruh anggota rumahnya meski anak sendiri tak bergejala apapun” ujar Kurniawan yang kerap disapa Pak Iyang.

Penulis: Mario

 

Terkait Dugaan Pungutan  Iuran di SDN Curug 4,   Guru Sebut Sudah  Melalui Rapat Komite

Terkait Dugaan Pungutan Iuran di SDN Curug 4, Guru Sebut Sudah Melalui Rapat Komite

Kab. Tangerang, jurnalkota.online

Berawal dari informasi orangtua murid MM yang anaknya sekolah di SDN curug 4 yang mempertanyakan dan merasa keberatan karena dipungut iuran sebesar Rp. 75 ribu, baru-baru ini, menjadi pembicaraan di kalangan orangtua murid. Disebutkan, sekolahan mengadakan acara perpisahan kepala sekolah yang pensiun dan satu guru pensiun.

Menurut MM, iuran tersebut disetorkan langsung oleh para orang tua murid ke pihak guru kelas, dan beberapa orang tua murid merasa keberatan. .

Bahkan ada salah satu orang tua murid yang sempat mendatangi sekolahan tersebut ingin menemui kepala sekolah, untuk mempertanyakan dan ingin mengutarakan rasa keberatannya namun tidak berhasil menemui kepala sekolahnya,” katanya.

Orangtua murid yang lain saat dikonfirmasi awak media menyampaikan, mereka terpaksa bayar meskipun dalam keterpaksaan. “Karena pihak sekolah mematok jumlah iurannya Rp. 75 ribu per siswa,” katanya.

Dikatakan, biaya sebesar itu, cukup besar baginya. “Ya pak, kalo bagi orang yang punya duit, segitu gampang, tapi bagi saya duit segitu banyak, karena saya orang gak punya pak. Harusnya kalo memang mau iuran juga, jangan diharuskan bayar Rp.75 ribu, itu berat bagi saya pak,” ungkap salah satu orangtua murid yang namanya gak mau disebutkan, Selasa (18/1/2022).

Mendapatkan informasi tersebut awak media mencoba konfirmasi ke pihak sekolah, Selasa (18/1/22). Namun tidak ada dari pihak Sekolah yang bersedia memberikan keterangan.

Pada Rabu (19/1/22), awak media kembali konfirmasi di SDN 4 curug tersebut, salah satu guru menjelaskan kepada awak media, kalau memang ada yang keberatan, dia meminta supaya datang. “Pak, kalau ada orangtua murid yang keberatan, hadirkan aja ke sini, dan iuran tersebut udah melalui rapat komite,” ungkapnya.

Dikatakan, pihaknya sudah mengundang perwakilan orangtua murid. “Ya, kami mengadakan rapat komite mengundang salah satu perwakilan orang tua murid saja Pak, dan iuran tersebut telah disepakati oleh mereka,” jelasnya.

Beberapa orang tua murid yang merasa keberatan dan memberikan penjelasan atas keberatannya saat di konfirmasi ke awak media, SY dan IS dan MM. Untuk informasi lebih lanjut terus diupayakan konfirmasi ke pihak terkait. DWR/TIM

 

 

Pengelolaan Dana BOS SMK N 01 Dipertanyakan

Pengelolaan Dana BOS SMK N 01 Dipertanyakan

Tanggamus, jurnalkota.online

Bantuan Operasional Sekolah (BOS) SMKN 1 Kota Agung Timur dipertanyakan masyarakat dalam pengelolaan dana yang diterima oleh Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Kecamatan Kota Agung Timur, Kabupaten Tanggamus Provinsi Lampung.

Salah satu warga di sekitar sekolah, yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan, selama masa pandemi Covid 19 SMK Negeri 1 Kota Agung Timur jarang beroperasi dan baru-baru ini saja kembali melakukan kegiatan belajar mengajar di sekolah.

“Selama pandemi Covid 19 SMK N 01 Kota Agung Timur jarang beroperasi,” ungkap salah satu warga setempat, Selasa ( 18/ 1/22).

Terkait hal tersebut, Kepala SMK Negeri 1 Kota Agung Timur, Margi Prasojo, S,Pd ketika dikonfirmasi tentang penggunaan
dana BOS dalam kegiatan pemeliharaan sarana dan prasarana sekolah, meliputi pengecatan, perbaikan atap bocor, atau fasilitas sekolah lainnya yang tidak lebih dari renovasi ringan yang sejauh ini diduga tidak pernah direalisasikan pihak SMK Negeri 1 Kota Agung Timur.

Margi Prasojo Tidak banyak memberikan penjelasan lebih detil, terkesan buru-buru dengan alasan mau ada rapat dengan wali murid.

“Saya sudah ditunggu. Saya mau rapat, sudah ditunggu para wali murid,” ungkap Margi Prasojo, baru-baru ini.

Penulis: Ahar Laidi

 

PTM Terbatas Wajib SMPN 116 Jakarta dan SDN 09 Sunter Agung Jakarta Utara

PTM Terbatas Wajib SMPN 116 Jakarta dan SDN 09 Sunter Agung Jakarta Utara

Jakarta, jurnalkota.online

Pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas wajib sesuai panduan SKB 4 menteri yang diberlakukan Januari 2022 di masa pandemi covid – 19, SMP Negeri 116 Jakarta dan SD Negeri 09 Sunter Agung Jakarta Utara sampai hari ke – 17 berjalan lancar.

“Panduan SKB 4 Menteri serta surat edaran kepala dinas pendidikan Propinsi DKI Jakarta terkait PTM terbatas wajib selalu kita terapkan semenjak hari pertama sampai saat ini. Sejak hari pertama masuk kita terapkan protokol kesehatan yang ketat untuk memasuki gedung sekolah, di dalam kelas serta keluar sekolah, mengantisipasi terjadinya klouster baru covid – 19, kata Djoko Sasongko kepala sekolah SMPN 116 Jakarta, Senin (17/1/22).

“Belajar di kelas hari pertama kita lakukan ebility test ( tes kemampuan) untuk mengetahui dampak dari Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ ) agar kita dapat membina dengan dengan baik,” ujar Djoko Sasongko.

Gustiati wakil kepala Sekolah SMPN 116 bidang kesiswaan mengatakan, dengan adanya kebijakan pemerintah terkait PTM terbatas Wajib kita sambut baik. Selama PJJ selaku tenaga pendidik merasa sangat jauh dengan anak didik dan tidak bisa kita berinteraksi secara langsung.

” Pembelajaran Tatap Muka ( PTM ) diterapakan, kita selaku guru sangat senang bisa memberi materi pendidikan secara langsung dan bisa mengetahui perkembangan mental anak didik kita. Maka kita sambut mereka (siswa) dengan back to school, back to the classroom and back to me ( kembali kesekolah, kembali ke ruang kelas dan kembali ke saya ),” ungkap Gustiati.

Hal yang sama juga diungkapkan Ahmad Fatoni wakil kepala sekolah SMPN 116 Jakarta, selaku tenaga pengajar merasa senang bisa langsung memberi materi pembelajaran kepada anak secara langsung dengan diberlakukanya PTM 100 %.

“Doa kita semoga pandemi covid – 19 cepat bisa teratasi dan selalu kita terapkan di sekolah protokol kesehatan yang ketat memasuki gedung sekolah di dalam kelas serta keluar sekolah secara bergantian,” ujar Ahmad Fatoni.

Kepala Sekolah SD Negeri Sunter Agung 09 Sugiana mengungkapkan, protokol kesehatan (prokes) kita terapkan ketat masuk sekolah di dalam ruangan serta keluar sekolah semenjak PTM 100% diberkakukan.

Sugiana selaku Kepala SDN Sunter Agung 09 menyambut baik PTM 100 %, kita berlakukan semua anak didik memasuki gedung, di dalam ruangan serta keluar sekolah sesuai SE Kepala Dinas Pendidikan Propinsi DKI Jakarta dan SKB 4 menteri terkait Panduan PTM terbatas Wajib, ujar Sugiana. Deden

PTM 100 % Disambut Baik Orangtua dan Anak Didik Kec. Tanjung Priok Jakut

PTM 100 % Disambut Baik Orangtua dan Anak Didik Kec. Tanjung Priok Jakut

Jakarta, jurnalkota.online

Pembelajaran Tatap Muka (PTM)100 % disambut antusias anak didik serta orangtua di Kecamatan Tanjung Priok Jakarta Utara. Surat Keputusan 4 menteri tentang Panduan Pebelajaran di masa Pandemi Covid – 19 berdampak positif dikalangan orang tua anak didik kecamatan Tanjung Priok Jakarta Utara.
Nurlela dan Della, orang tua anak didik di SDN 09 Kebun Bawang Tanjung Priok Jakarta Utara merasà senang dengan kebijakan pemerintah Pembelajaran Tatap Muka (PTM ) 100 %.

“Saya sangat senang anak saya bisa masuk sekolah seperti biasa. Selain bisa berinteraksi dengan teman – temanya bisa langsung dapat pelajaran dari gurunya,” ungkap Nurlela. Hal senada juga diungkapkan Della, Dengan dibukanya kembali PTM banyak orangtua yang senang.

Kepala Sekolah SD Negeri 09 Kebon Bawang Tanjung Priok Jakarta Utara, Sri Kustiawati, Rabu (5/1/22), saat diwawancarai Jurnalkota mengungkapkan, dengan pembelajaran tatap muka sangat senang. Kalau boleh jujur, kerinduan terhadap anak didik selama dua tahun masa pandemi telah terbayarkan dengan adanya kebijakan pemerintah Pemelajaran Tatap Muka (PTM), walaupun dengan protokol kesehatan yang ketat.

“Saya menjadi kepala sekolah baru empat bulan, sehingga dengan senang hati saya dengan kebijakan pemerintah terkait pembelajaran tatap muka,” ujar Sri Kustiawàti.

Disinggung mengenai nilai KKM anak didik di Penilaian Ahir Semester (PAS ), Sri Kustiawati mengatakan, sudah jelas berbeda. Walaupun nilainya lumayan bagus, karena penerapan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ), jauh berbeda ketika tatap muka. “Hal itu dimaklumi sekolah, karena pendampingan PJJ oleh orang tua tidak bisa maksimal, karena menyangkut sarana dan pekerjaan,” ujarnya.

Hal yang sàma diungkapkan Sugeng, Kepala Sekolah SDN 07 Kebun Bawang Tanjung Priok Jakarta Utara, menyambut baik dengan kebijakan pemerintah Pembelajaran Tatap Muka (PTM). ”

“Walaupun kita harus menerapkan Protokol Kesehatan Prokes (Prokes) yang ketat sesuai Surat Keputusan 4 menteri tentang Panduan Pembelajaran dimasa Pandemi Covic – 19. Sekolah kita ini komplek tiga sekolah SDN 01 Kebun Bawang, SDN 03 Kebon Bawang Dan SDN 07 Kebun Bawang. Maka kita sepakat melakukan estimasi masuk sekolah agar tidak bersamaan masuknya,” ungkap Sugeng.

Penulis: Deden

Korwil Pendidikan Kec. Wanaraja Peringati  HGN dan HUT PGRI ke-76

Korwil Pendidikan Kec. Wanaraja Peringati HGN dan HUT PGRI ke-76

Garut, jurnalkota.online

Dalam peringati Hari Guru Nasional juga mengisi momentum Hari Ulang Tahun Persatuan Guru Republik Indonesia (HUT PGRI) ke-76, korwil pendidikan kecamatan wanaraja kabupaten Garut memeriahkan dengan beberapa kegiatan yang diselenggarakan, seperti halnya saat ini yang sedang berlangsung di jalan Kudang bertempat Gedung Sampay kahuripan, Kecamatan Wanaraja, Kabupaten Garut, Kamis (16/12/2021).

Panitia penyelenggara menggelar diantaranya lomba menyanyi Solo, tembang kenangan dan Bulutangkis yang diikuti beberapa guru, TK, Paud, SD dan SMP dari berbagai wilayah sebagai perwakilan, yang ada di kecamatan Wanaraja.

Ido Hartono S Pd selaku ketua PGRI mengungkapkan ini adalah kegiatan rutin yang selalu diadakan setiap tahunnya, untuk peringati datangnya HUT PGRI yang ke-76 Tahun 2021 dan hari Guru Nasional yang jatuh pada tanggal 25 November bulan lalu.

“PGRI adalah wadah persatuan guru, sesuai dengan tujuan pada saat didirikan, PGRI adalah untuk mempertahankan serta mengisi kemerdekaan, dan turut menunjang peningkatan pendidikan secara umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa. Organisasi profesi yang terdiri dari guru-guru akan terus berkiprah dalam rangka meningkatkan kualitas Pendidikan Nasional lewat profesi kita yang digeluti saat ini,” ungkap Ido.

Solidaritas antara sesama anggota, lanjut Ido, dengan adanya cabang olahraga yang diikuti putra-putri di antaranya olahraga bulutangkis, kemudian juga kegiatan lomba menyanyi solo.

“Hal ini dilakukan untuk mengembangkan seni serta budaya, seperti kegiatan yang diselenggarakan saat ini, kemudian juga, karena kita sebagai organisasi yang berjenjang dari tingkat Nasional sampai ke tingkat Provinsi juga kabupaten tentunya akan ada kelanjutan dari kegiatan tersebut. Kegiatan lomba nyanyi solo dan bulutangkis kali ini nantinya juara 1 akan ditempatkan di tingkat kabupaten,” tambahnya.

Di sela-sela kesibukan, Korwil pendidikan Wanaraja K. Kusnadi S Pd, menuturkan, bahwa untuk menyambut momentum HUT PGRI yang akan diperingati secara internal di Hari PGRI Nasional, dilakukan bersama dengan dinas dan instansi yang lainnya.

“Nanti saat upacara, kita bersama-sama dengan dinas yang lain. Akan tetapi, kita akan mengadakan rapat terlebih dahulu untuk mengetahui cara pembagian panitia,” tuturnya.

Kusnadi selaku korwil pendidikan berharap, dengan momentum Hut PGRI ke 76 dan Hari guru nasional ke 27 ini, PGRI kedepannya semakin dicintai oleh anggotanya dan semakin disegani oleh mitranya serta semakin diketahui keberadaannya oleh masyarakat luas, pungkasnya.

Hal yang sama disampaikan Ketua K3S Encep Kosasih S Pd, yang disapa akrab Eko. Sejak terpilihnya Ido Hartono menjadi ketua struktural pengurus PGRI periode 2021-2026, pada bulan yang lalu dan dilantik sebagai Ketua PGRI Kecamatan Wanaraja akan membawa gairah baru buat PGRI dan para guru umumnya di Wanaraja.

“Sudah dua tahun ini kita vakum, tidak adanya kegiatan. Semenjak adanya kelonggaran PPKM barulah kita memulai lagi untuk membangun silaturahmi dengan sesama anggota PGRI di Kecamatan Wanaraja, dengan adanya kegiatan seperti saat ini, wilayah-wilayah menunjukkan eksistensinya pada masyarakat khususnya,” jelas Eko.

Eko menambahkan, saat ini PGRI ada dua kegiatan yang dilaksanakan, antara lain, pertandingan bulutangkis, dan yang kedua lomba menyanyi solo tembang kenangan yang diselenggarakan dan bertempat di gedung Koperasi Simpaykahuripan.

Eko juga menambahkan untuk program kedepan, pihak K3S akan mengadakan pembinaan dan pelatihan untuk guru dan siswa tembang pupuh sunda.

Sementara, salah seorang peserta lomba menyanyi solo tembang kenangan, Gun-gun Nugraha Mardiansyah menyampaikan, dirinya mewakili SDN 1 Wanajaya untuk dapat mengikuti lomba menyanyi Solo tembang kenangan.

“Alhamdullilah Dewi Fortuna berpihak pada saya sehinga dapat juara satu,” ucapnya.

Dengan wajah senyum sumringah Ia berharap, di lomba menyanyi solo ini, dirinya bisa membawa piala dan membawa harum SDN 1 Wanajaya yang telah menjadi pemenang,” tambahnya.

Penulis: H.Ujang Slamet/Saepul Zihad

HUT PGRI dan HGN ke-76, PGRI Kec. Cariu  Gelar Giat  Olahraga Antar Ranting

HUT PGRI dan HGN ke-76, PGRI Kec. Cariu Gelar Giat Olahraga Antar Ranting

Kab.Bogor, jurnalkota.online

Momen HUT PGRI dan Hari Guru Nasional PGRI Kec. Cariu Kabupaten Bogor, Jawa Barat gelar giat Olahraga Antar Ranting. Giat tersebut pihak panitia bersama perangkat pendidikan terkait mengadakan lomba untuk guru-guru dan staff, Senin 29 November 2021.

Bertempat di Gelanggang Olahraga kecamatan, giat tersebut berjalan dengan meriah, dan tetap menjaga protokol kesehatan.

Ketua PGRI Kecamatan Cariu, Asep Sutiana memberikan sambutan, serta membuka acara perlombaan. Dikatakan, tahun ini diadakan lomba untuk guru-guru dan staf, demi memupuk kebersamaan dan kerjasama sesama.

“Kita ingin memberikan pembelajaran kepada siswa mengenai kebersamaan, kekompakan dan tanggung jawab,” ujar Asep kepada wartawan.

Beberapa lomba gang diselenggarakan, di antaranya sepakbola, futsal, voly, dan bulutangkis.

Semua lomba itu lebih menekankan kebersamaan dan kerjasama, sehingga sangat bagus, dan siswa dapat melihat bagaimana guru-guru mereka bisa bekerjasama dengan baik.

“Kami berharap tahun depan bisa dilaksanakan kembali. Biar semakin semarak dan kebersamaan jelas terlihat diantara para guru,” Ketua PGRI Kecamatan Cariu tersebut.

Penulis: Mario

Peringatan Hari Guru, Rahma: Jadilah Pemacu Prestasi Anak Bangsa

Peringatan Hari Guru, Rahma: Jadilah Pemacu Prestasi Anak Bangsa

Tanjungpinang, jurnalkota.online

Wali Kota Tanjungpinang, Hj. Rahma, S.IP menjadi Pembina Upacara Bendera dalam rangka Peringatan Hari Guru Nasional dan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 PGRI Tahun 2021, yang diselenggarakan oleh Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Tanjungpinang di Lapangan Pamedan Ahmad Yani, Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Kamis (25/11/2021).

Hadir pada kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Endang Abdullah, S.Kp, M.Si, Ketua DPRD Kota Tanjungpinang, Hj. Yuniarni Pustoko Weni, SH, Kepala Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang, Dra. Hj. Endang Susilawati, Ketua PGRI Provinsi Kepri, Parida, M.Pd, Ketua PGRI Kota Tanjungpinang, H. Iskandar, S.Pd, Kepala Sekolah dan perwakilan guru.

Upacara Hari Guru Nasional dan HUT PGRI kali ini mengambil tema “Bangkit Guruku, Maju Negeriku, Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh”. Dalam amanatnya Wali Kota Tanjungpinang, Hj. Rahma, S.IP membacakan sambutan Ketua Umum Pengurus Besar PGRI, Prof. Dr. Unifah Rosyidi, M.Pd.

Rahma menyampaikan bahwa Tahun 2021 ini, telah memasuki tahun kedua dalam suasana pandemi covid-19. Penanganan pandemi covid-19 di tanah air, khususnya di Kota Tanjungpinang sangat menggembirakan sehingga memungkinkan sekolah kembali melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT). Dengan kondisi tersebut, pembelajaran kembali dapat dilakukan secara luring maupun bauran dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan yang ditetapkan. Karena, tidak ingin sekolah menjadi klaster baru dalam penyebaran Covid-19, maka dari itu, keselamatan dan kesehatan anak didik, pendidik, dan tenaga kependidikan menjadi prioritas utama.

“Dengan kembali dibukanya sekolah diharapkan dapat menekan angka learning loss dan meminimalisir terjadinya last generation pada anak didik kita,” kata Rahma.

Selanjutnya, satu hal yang menjadi pembelajaran penting pasca covid, kata Rahma, adalah peran guru tidak dapat digantikan oleh teknologi. Karena, menurutnya, guru itu suri tauladan, kawan belajar, dan pemberi semangat ulung agar bara api anak didik tetap menyala untuk terus belajar meraih mimpi.

“Guru juga dituntut menjadi pembelajar sejati, sehingga kehadiran guru tetap relavan sepanjang waktu, termasuk ketika kita memasuki era masyarakat 5.0,” ucapnya.

Untuk itu, PGRI diharapkan menjadi rumah belajar dan rumah yang nyaman bagi semua anggotanya. PGRI adalah mitra strategi pemda dalam memajukan pendidikan dan menyelesaikan berbagai persoalan pendidikan dengan arif dan bijaksana agar tercapai sinergi yang optimal untuk mencapai pendidikan nasional bermutu untuk Indonesia, utamanya kota Tanjungpinang.

“Selamat HUT ke-76 PGRI dan HGN. Semoga dedikasi dan pengabdian kita menjadi suluh penerang bagi bangsa, negara, dan kemanusiaan. Bangkit guruku, maju negeriku, Indonesia tangguh, Indonesia tumbuh,” seru Rahma menutup sambutannya.

Acara juga dirangkai dengan penyerahan penghargaan kepada tokoh peduli pendidikan dan penyerahan hadiah kepada pemenang lomba HUT PGRI dan HGN 2021.

Editor : Antoni

Hari Guru Nasional, Rahma Beri Kado Spesial untuk Guru

Hari Guru Nasional, Rahma Beri Kado Spesial untuk Guru

Tanjungpinang, jurnalkota.online

Kini para guru di Kota Tanjungpinang telah memiliki satu wadah untuk menyampaikan dan menyalurkan aspirasi dan ekspresi sebagai wujud kepedulian terhadap majunya pendidikan.

Sempena Hari Guru Nasional dan HUT ke-76 PGRI, Wali Kota Tanjungpinang, Hj. Rahma, S.IP memberikan kado spesial kepada guru berupa Gedung PGRI Kota Tanjungpinang yang berada di Jalan Bukit Semprong. Gedung tersebut diresmikan usai upacara peringatan Hari Guru, Kamis (25/11/2021).

Dalam sambutannya, Rahma mengucapkan syukur dan tahniah kepada PGRI Kota Tanjungpinang yang kini telah memiliki gedung sekretariat.

“Alhamdulillah, setelah sekian tahun tidak memiliki kantor sekretariat, kini PGRI Kota Tanjungpinang telah memiliki sekretariat. saya sangat bersyukur karena gedung yang semula adalah Kantor Lurah Tanjungpinang Barat ini telah beralih fungsi menjadi sekretariat PGRI yang indah, megah dan pastinya membanggakan kita semua masyarakat Kota Tanjungpinang, terkhusus bapak dan ibu guru,” ungkap Rahma.

Rahma juga mengatakan gedung sekretariat ini merupakan kado spesial dari Pemko Tanjungpinang yang dipersembahkan untuk bapak dan ibu guru se-Kota Tanjungpinang. Ia juga berharap dengan adanya gedung ini, para guru dapat lebih semangat dalam mendidik anak serta menjadikan sekretriat ini sebagai wadah ekspresi dan menyalurkan aspirasi dalam upaya memajukan pendidikan.

“Alhamdulillah di momen spesial ini, dipersembahkan gedung sekretariat PGRI yang harus dirawat dan dijadikan sebagai wadah ekspresi dan aspirasi para guru dalam memajukan dunia pendidikan di Kota Tanjungpinang. Penggunaan gedung ini menjadi kado spesial sempena peringatan Hari Guru dan HUT PGRI, jadikan gedung ini menjadi rumah besar untuk ujung tombak mempersiapkan generasi muda dan modal pembangunan,” paparnya.

Dari  gedung baru ini diharapkan juga terjadi suatu peningkatan sinergisitas serta soliditas antar sesama pengurus untuk melahirkan ide-ide cemerlang sumbang saran yang bermanfaat. Ini semua guna mempercepat pembangunan Kota Tanjungpinang menjadi yang madani.

Terakhir Rahma berharap, kedepanya para guru sebagai pahlawan bangsa dapat menjadi pendidik yang profesional. “Sehingga anak yang dididik nanti bisa melahirkan pemimpim-pemimpin negara ke depan yang berkualitas,” harapnya.

Di tempat yang sama, Ketua PGRI Kota Tanjungpinang, H. Iskandar, S.Pd, menyampaikan kesiapannya membantu Pemko Tanjungpinang akan mengakomodir seluruh masalah pendidikan di Kota Tanjungpinang. Salah satunya, mengenai pelajar jenjang SMA atau SMK atau lembaga setara yang memiliki kendala dengan biaya pendidikannya.

“Alhamdulillah, selama ini PGRI sekretariatnya berpindah-pindah sesuai dengan siapa yang menjadi ketua, kini kita sudah ada sekretariat, akan kita jadikan sebagai wadah yang bermanfaat untuk membahas dalam rangka mencerdaskan anak bangsa, meskipun beberapa fasilitas penunjang lainnya belum lengkap,” harap Iskandar.

Selanjutnya, kata Iskandar selain sebagai pusat pengorganisasian pelaksanan managemen dalam mewujudkan fungsi dan peran dalam mencapai maksud dan tujuan PGRI, keberadaan Gedung Guru, dapat menjadi perekat persatuan dan kesatuan seluruh guru di daerah ini. Menjadi salah satu pusat data dan informasi perkembangan pendidikan secara komprehensif.

“Dengan adanya Gedung Guru ini lahir ide-ide cemerlang, sumbang saran, serta masukan-masukan cemerlang yang diperlukan untuk mempercepat keberhasilan pembangunan dan peningkatan kualitas pendidikan di daerah ini. Setiap persoalan yang dihadapi guru-guru di daerah ini, ditemukan solusi terbaik. Jadikan gedung ini sebagai rumah milik bersama. Rumah yang dapat memacu dan memicu peningkatan kompetensi, profesionalisme dan kualitas guru-guru di Kota Tanjungpinang,” harapnya.

Turut hadir Ketua TP PKK Kota Tanjungpinang, HM Agung Wira Dharma, SH. Dalam kesempatan itu, Agung akan memberikan sarana penunjang sekretariat.

“Sebagai wujud terima kasih kepada guru, akan memberikan bantuan berupa sarana prasarana penunjang sekretariat. semoga berkah rezeki ini dapat bermanfaat untuk bapak dan ibu guru,” pungkas Agung.

Editor : Antoni

Kinerja Dinas Pendidikan Kab. Bogor Tahun  2021

Kinerja Dinas Pendidikan Kab. Bogor Tahun 2021

Kab. Bogor, jurnalkota.online

Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor memiliki tugas pokok membantu Bupati dalam melaksanakan urusan pemerintahan di bidang pendidikan dan tugas pembantuan, hal itu tertuang dalam Peraturan Bupati Bogor Nomor 90 Tahun 2020 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi, serta Tata Kerja Dinas Pendidikan. Adapun fungsi Dinas Pendidikan sebagaimana perbub tersebut yakni :

1.perumusan kebijakan urusan pemerintahan di bidang pendidikan;
2.pelaksanaan kebijakan urusan pemerintahan di bidang pendidikan;
3.pelaksanaan evaluasi dan pelaporan urusan pemerintahan di bidang pendidikan
4. pelaksanaan administrasi dinas;
5.pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh Bupati sesuai bidang tugasnya.

Dalam mensukseskan program Pancakarsa Bupati Bogor yakni, Bogor Cerdas. Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor telah menyelenggarakan beberapa program yakni ;

Guna meningkatkan RRLS daerah, Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor melalui Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) menjalin kerjama sama dengan Pondok Pesantren (Ponpes) yang berada di daerah. Program ini berfungsi untuk memudahkan dan memberikan akses layanan pendidikan dan materi akademik bagi para santri untuk menunjang pendidikannya. Dengan menyiapkan sarana pembelajaran dengan teknis proses belajar melalui PKBM dilaksanakan pada lokasi pondok pesantren, dengan demikian para santri bisa mengenyam pendidikan agama dan umum dalam waktu yang bersamaan, tanpa harus keluar dari lingkungan pondok pesantren. Program tersebut berkembang pesat pada tahun 2021 ini sebanyak 41 lembaga PKBM di 26 Kecamatan telah menjalin kerjasama peningkatan kualitas akses pendidikan di 121 Pondok Pesantren di Kabupaten Bogor :

Porgram layanan pendidikan Inklusif dilakukan Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor untuk memberikan pemerataan dan kesamarataan layanan pendidikan baik formal ataupun non formal bagi Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) dalam mengenyam jenjang pendidikan yang berkualitas. Program ini diterapkan di semua jejang pendidikan mulai dari TK/PAUD, SD, SMP dan hingga Pendidikan Non Formal (PNF) di Kabupaten Bogor.

NO JENJANG PENDIDIKAN JUMLAH
(Lembaga)

1 Sekolah Dasar (SD) 199
2 Sekolah Menengah Pertama (SMP) 19
memaksimalkan layanan pendidikan, Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor secara berkelanjutan melakukan pembinaan dan pelatihan penguatan kompetensi bagi tenaga pendidik dan kependidikan pada semua jenjang mulai dari tingkat Paud/TK, SD, SMP dan Pendidikan Non Formal. Dalam pelaksanannya Dinas Pendidikan menjamin pemberian materi hingga pada proses pelatihannya para peserta mendapat penguatan kompetensi yang berkualitas langsung dari para narasumber ahli dalam bidangnya masing-masing.
a. Porgram pelatihan dan pembinaan keterampilan kompetensi ini dilakukan Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor bagi tenaga pendidik jenjang Paud atau Non Formal dengan tujuan meningkatkan kualitas pedagogic guru dalam mengembangkan metode ajar yang kretaif, efektif, efisien dan menyenangkan bagi peserta didik Non Formal atau Paud. Dengan menggabungkan kemampuan parenting serta peningkatan bahan ajar baik dalam satuan pendidikan serta lingkungan sosial.
(Caption : Narasumber kegiatan Bimtek sedang memaparkan materi pada peserta kegiatan Pelatihan dan pembinaan keterampilan kompetensi tenaga pendidik Paud)

b. Program Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan Jenjang Sekolah Dasar
Upaya pengembangan keprofesionalan berkelanjutan (continuing professional development) atau CPD para PTK menjadi salah satu kegiatan utama yang dapat dilaksanakan. Kegiatan CPD PTK salah satunya melalui kegiatan pengembangan diri dengan mengikuti pelatihan atau bimbingan teknis (bimtek), workshop dan kegiatan kolektif PTK. Pembinaan PTK diharapkan berkelanjutan dengan mengacu pada Permeneg PAN dan RB nomor 16 Tahun 2009 tentang Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya. Setelah Pemerintah menerbitkan UU Nomor 14 Tahun 2005, tentang Guru dan Dosen, kemudian memberikan tunjangan sertifikasi kepada guru, tidak serta merta meningkatkan mutu pendidikan, sebab mutu pendidikan tidak hanya dihasilkan oleh guru yang sejahtera, melainkan oleh guru yang memiliki kualifikasi dan kompetensi yang baik, atau disebut sebagai guru profesional.

c. Bimbingan Teknis Replikasi dan Diseminasi Program BERMUTU
Upaya memfasilitasi pendidik untuk selalu memperoleh pengetahuan dan keterampilan tentang isu-isu terkini menjadi salah satu program Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor melalui kegiatan Pemerataan Kuantitas dan Kualitas pada Kegiatan Perhitungan dan Pemerataan Pendidik dan Tenaga Kependidikan yang dilaksanakan melalui Bimbingan Teknis Replikasi dan Diseminasi Program BERMUTU. Program Replikasi dan Diseminasi (REPDIS) BERMUTU merupakan komitmen dan konsistensi pemerintah daerah Kabupaten Bogor dalam keberlanjutan program sebelumnya untuk pengembangan keprofesian berkelanjutan guru dalam upaya peningkatan mutu pendidikan. Program BERMUTU (Better Education through Reformed Management and Universal Teacher Upgrading) atau Peningkatan mutu pendidikan melalui peningkatan kompetensi dan kinerja guru.

Selain melakukan penguatan dalam bidang Sumber Daya Manusia (SDM), Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor melakukan pembinaan sekaligus pelatihan penguatan manajemen kelembagaan yang bertujuan untuk memaksimalkan peran dan fungsi lembaga pendidikan yang akuntabel, transparan, dan berkualitas dalam menyediakan layanan pendidikan bagi masyarakat daerah.

a. Bimtek Pengelolaan Dapodik
DAPODIK adalah suatu konsep pengelolaan Data Pendidikan yang bersifat Relational dan Longitudinal, sehingga program-program pembangunan pendidikan dapat terarah dan akan mempermudah dalam menyusun perencanaan, monitoring dan evaluasi pembangunan pendidikan dalam rangka peningkatan Mutu Pendidikan yang Merata dan Tepat Sasaran.

B. Penggunaan Sistem Informasi Realisasi dan Keuangan Sekolah (SIRKAS)
Aplikasi SIRKAS ini diluncurkan untuk mengantisipasi perkembangan aturan main pelaksanaan BOS (Bantuan Operasional Sekolah) yang saat ini telah mengalami pembaharuan secara signifikan. Aplikasi SIRKAS bersifat Web-based Aplication, dengan Full Online System, dimana APlikasi ini membutuhkan koneksi internet untuk dapat digunakan. Namun demikian aplikasi ini sudah dirancang sedemikian rupa sehingga kemungkinan- kemungkinan terjadinya error sudah diperkirakan dan sudah diantisipasi sebelumnya. Terlebih dengan adanya perubahan pedoman pengelolaan Keuangan BOS, terutama dalam penyusunan RKAS, aplikasi ini telah disesuaikan dengan ketentuan-ketentuan tersebut. Dimana aplikasi Sirkas ini telah memenangkan penghargaan sebagai Karya Inovasi dari DPR-RI Tahun 2019.

Sebagai bentuk perhatian dari Pemerintah Kabupaten Bogor, dalam hal ini Dinas Pendidikan mengadakan program
bantuan insentif bagi tenaga pendidik dan kependidikan honorer (Non PNS) yang dipetakan dari lama masa mengabdi, sebagai motivasi dan bentuk rasa terimakasih pemerintah atas jasa dan pengabdian dalam proses layanan pendidikan daerah.
a. Insentif Tenaga Pendidik dan Kependidikan Honorer

Pemberian dana instentif bagi tenaga pendidik dan kependidikan honorer pada jenjang SD dan SMP dilakukan Pemerintah Kabupaten Bogor untuk membantu peningkatan kesejahteraan yang terdiri dari ;

NO NAMA JUMLAH (Orang)
1 Tenaga Pendidik 8.447
2 Tenaga Kependidikan 1.635
Jumlah 10.082

Besaran bantuan insentif tenaga pendidik dan kependidikan honorer dibagi menjadi tiga katagori yang diantaranya, untuk masa bakti 2-5 tahun mendapatkan bantuan sebesar Rp 600.000 ribu, masa bakti 5,5-12 tahun mendapatkan bantuan insentif sebesar Rp 850.000 ribu, dan bagi yang masa baktinya lebih dari 12 tahun mendapatkan sebesar Rp. 1.100.000 ribu rupiah yang dibayarkan perbulan dengan penyaluran secara non tunai ke rekening perbankan masing-masing penerima.

b. Insentif Guru Paud

Guna meningkatkan kesejahteraan bagi tenaga pendidik di jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kabupaten Bogor dan sebagai program Pancakarsa Bupati Bogor, dilaksanakan pula pemberian dana insentif kesejahteraan tenaga pendidik Paud dengan penerima sebanyak 6.250 orang dengan besaran bantuan senilai Rp. 2.4 Juta pertahun yang dibagikan dalam dua tahap per-enam bulan dan disalurkan melalui rekening perbangkan penerima.

Sebagai bentuk pemerataan pendidikan dan menciptakan layanan pendidikan yang universal bagi masyarakat daerah. Bupati Bogor melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor yang berkerjasama dengan Kementerian Agama Kabupaten Bogor, menyelenggarakan bantuan stimulan sebesar Rp. 45 juta bagi 200 lembaga Madrasah di Kabupaten Bogor yang terdiri dari ;

NO JENJANG JUMLAH
1 Madrasah Ibtidaiyah 116 Sekolah
2 Madrasah Tsanawiyah 72 Sekolah
3 Raudhatul Athfal 12 Sekolah
TOTAL 200 Sekolah

b. Layanan Pendidikan Kabupaten Bogor Pada Masa Pandemi Covid-19

Adanya pandemi Covid-19 berdampak besar terhadap kondisi pendidikan di daerah. Layanan pendidikan pembelajaran tatap muka terpaksa terhenti dan mengakibatkan adanya penurunan kualitas pemaparan pembelajaran kepada pesreta didik. Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas Pendidikan telah melakukan berbagai upaya untuk tetap menjaga serta meningkatkan kualitas layanan pendidikan pada masa pandemi yang diantaranya :
1. Penerapan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) / daring yang memungkinkan peserta didik menerima layanan kegiatan belajar dari tenaga pendidik melalui aplikasi virtual.
2. Penerapan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas bagi satuan pendidikan yang telah memenuhi persyaratan dan telah menerapkan protokol kesehatan sesuai aturan yang diverifikasi oleh Satgas Covid-19 daerah

Sebagai mendukung pencapaian Pancakarsa Bogor Cerdas, serta menunjang kualitas pembelajaran peserta didik dalam menempuh pelayanan kegiatan belajar mengajar. Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor melakukan serangkaian pengembangan sarana fisik bagi jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) sebagai berikut :

1. Kegiatan Pembangunan Fisik Jenjang Sekolah Dasar (SD) Tahun 2021
NO NAMA KEGIATAN TARGET TAHUN 2020 REALISASI TAHUN
2020 TARGET TAHUN 2021 PERENCANAAN TAHUN 2021
1 Rehabilitasi ruang kelas SD 415 (Ruang Kelas) 219 (Ruang kelas) 579 (Ruang kelas) 579 (Ruang kelas)
2 Pembangunan Ruang Kelas Baru SD 261 (Ruang Kelas) 63 (Ruang Kelas) 198 (Ruang kelas) 24 (Ruang Kelas)
3 Revitalisasi Ruang kelas SD 31 (Ruang Kelas) 9 (Ruang kelas) 75 (Ruang Kelas) 75 (Ruang Kelas)
4 Unit Sekolah Baru (USB) SD – – 2 (Unit) 2 (Unit)

2. Kegiatan Pembangunan Fisik Jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) Tahun 2021
NO NAMA KEGIATAN TARGET TAHUN 2020 REALISASI TAHUN
2020 TARGET TAHUN 2021 PERENCANAAN TAHUN 2021
1 Rehabilitasi ruang kelas SMP 3 (Ruang Kelas) 3(Ruang Kelas) 235 (Ruang Kelas) 36 (Ruang Kelas)
2 Pembangunan Ruang Kelas Baru SMP 3 (Ruang Kelas) 3 (Ruang Kelas) – –
3 Revitalisasi Ruang kelas SMP 3 (Ruang Kelas) 3 (Ruang Kelas) – –
4 Unit Sekolah Baru (USB) SMP 1 (Unit) 1 (Unit) 4 (Unit) 4 (Unit).

1. SISTEM INFORMASI KEPEGAWAIAN DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN BOGOR (SAKEDIK)

Penerapan teknologi informasi dalam pengolahan data pegawai saat ini mutlak diupayakan semenjak keterdesakan akan kebutuhan informasi yang aktual serta akurat dalam pengambilan keputusan. Mengingat pentingnya pengelolaan data pegawai tersebut, maka peningkatan kualitas pengelolaan kepegawaian melalui implementasi sistem informasi manajemen kepegawaian merupakan salah satu prioritas dalam tahapan pengembangan e-government.

Wilayah Kabupaten Bogor merupakan wilayah yang sangat luas dan memiliki 40 kecamatan yang terdiri dari sekolah-sekolah baik itu Sekolah Dasar maupun Sekolah Menengah Pertama. Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor memiliki pegawai ASN yang sangat banyak karena membawahi sekolah-sekolah SD Negeri dan SMP Negeri di tiap kecamatan yang kurang lebih terdapat 8.710 orang Pegawai Negeri Sipil (data bulan Desember 2020). Hal tersebut mengakibatkan sulitnya mengelola data pegawai dalam skala besar.
Tujuan dibangunnya aplikasi SAKEDIK:

1. Pengelolaan sistem database kepegawaian berbasis web pada jenjang Sekolah Dasar (1.543 SD Negeri dan 1 TK Negeri), jabatan fungsional umum dan jabatan fungsional tertentu berjumlah 6.993 orang serta jenjang Sekolah Menengah Pertama (88 SMP Negeri dan 15 SMP Satu Atap) berjumlah 1.717 orang.
2. Penyediaan database kepegawaian terhadap kebutuhan pemenuhan data usulan penilaian angka kredit (DUPAK), data usulan kenaikan pangkat regular dan kenaikan pangkat penyesuaian/ujian dinas, data kenaikan gaji berkala (KGB), data batas usia pensiun (BUP) serta data kebutuhan dan penempatan (mapping) Pendidik dan Tenaga Kependidikan.

Kondisi yang diharapkan dengan adanya aplikasi “SAKEDIK” dapat terkelolanya sistem informasi manajemen kepegawaian yang terintegrasi secara lengkap, akurat, dan mandiri sehingga tercipta penatakelolaan kepegawaian yang baik dan dapat dijadikan bahan penyusunan kebijakan serta peningkatan kinerja organisasi pada Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor. Rls/Arianto

 

About Jurnal Kota Online

Portal berita yang menyajikan informasi aktual, fakta dan terpercaya. Lahir dengan moto “Bicara Sesuai Fakta”. Keseimbangan dalam menyajikan realita dengan Cover Both Side. Disajikan dengan cepat untuk memenuhi kebutuhan informasi bagi masyarakat dan referensi untuk para pengambil keputusan.

Media Jurnal Kota terbit dalam bentuk cetak dan media online. Untuk pemasangan iklan cetak dan online dapat menhubungi (021) 54331420

Penerbit : PT. Media Tiga Serangkai
Rukan Gading Kirana Blok D 6 No. 32 Kelapa Gading Jakarta Utara 14240
Telp. (021) 45874085 Fax. (021) 45878796
jurnalkota03@gmail.com / jurnalkota2020@gmail.com

Jurnal Kota Online
(021)45874085

Mobile : 081218881273 –
jurnalkota03@gmail.com – juralkota2020@gmail.com