Pengabdian Masyarakat Mahasiswa UTM Lakukan Inovasi Kembangkan Pariwisata Desa

Pengabdian Masyarakat Mahasiswa UTM Lakukan Inovasi Kembangkan Pariwisata Desa

Lamongan, jurnalkota.online

Pengembangan Desa Wisata kian gencar dilakukan sejumlah daerah di Indonesia. Selain Jawa Barat, Kabupaten Lamongan di Jawa Timur pun saat ini tengah mengembangkan desa wisata.

Suasana asri nan sejuk pun bisa didapatkan di desa yang memang agak jauh dari pusat Kota Lamongan ini. Wisata Bumi Ganjaran Desa Pajangan berada di tengah-tengah persawahan desa nan asri yang sebelumnya tidak banyak yang menyangka akan ada tempat wisata didalamnya.

Dahulu, Wisata Bumi Ganjaran Desa Pajangan merupakan hasil cipta dan karsa manusia Pajangan untuk membangun pembangunan ekonomi satu Langkah kedepan.

Namun kini Eksplorasi WBG sudah mulai sirna, tidak seperti sebelum dilanda COVID-19 dimana banyak orang ber bondong-bondong datang untuk menikmati suasana asri nan sejuk. Padahal pada waktu itu lokasi wisata belum sepenuhnya jadi, sedangkan selama dilanda COVID-19 pengurus WBG terus memutar otak dan menambahkan banyak fasilitas demi keberlanjutan Wisata Bumi Ganjaran agar tetap bertahan.

Dalam rangka membantu memulihkan dan memperkenalkan WBG yang mulai sirna para mahasiswa KKN ini mendukung penuh dan memberikan inovasi baru untuk membantu pengembangan Wisata Bumi Ganjaran diantaranya Melakukan Penghijauan dengan Menanam 100 bibit pohon, Dekorasi Gazebo bernuansa Bali, Pembuatan peta wisata, dan Penambahan Wahana baru Gantungan Cinta yang Terinspirasi dari ‘Pont des Arts Bridge, Paris’ dimana disana para pasangan memasangkan gembok bertulisan nama mereka untuk melambangkan rasa cinta mereka. (5/7/22).

Meskipun kontribusi Mahasiswa KKN untuk membantu memulihkan lagi Wisata Bumi Ganjaran yang mulai redup tidak seberapa, Setidaknya harapan Mahasiswa, Wisata Bumi Ganjaran semakin dikenal oleh publik demi keberlangsungan Wisata dan pembangunan ekonomi satu Langkah

Penulis : fathulnizar

Sosialisasi Media Pembelajaran Yang Menarik Minat Anak SDN Tambegan Oleh Mahasiswa KKN 114 UTM

Sosialisasi Media Pembelajaran Yang Menarik Minat Anak SDN Tambegan Oleh Mahasiswa KKN 114 UTM

Bangkalan, jurnalkota.online

Mahasiswa KKN 114 dari Universitas Trunojoyo Madura (UTM) telah melaksanakan sosialisasi media pembelajaran disebuah Sekolah Dasar yang terletak di Kabupaten bangkalan, kecamatan Arosbaya Desa Tambegan. (3/6/2022).

Sosialisasi ini dilaksanakan susuai dengan tema yang yang diangkat yaitu Kebangkitan sosial dan Ekonomi, mengingat anak-anak adalah penerus masa depan bangsa menjadikan kita harus memberikan yang terbaik dalam berbagai aspek, Memfasilitasinya dengan memberikan media pembelajaran yang efektif dan dapat menarik minat anak dalam belajar dan memberikan penyampaian yang menarik.

Sosialisasi ini dilaksanakan tepat pada pukul 08.00 WIB, Anggota kelompok KKN Dwi Sabrina sebagai pemateri dalam menyampaikan cara kerja dari Media Pembelajaran yang telah disediakan, Media pembelajaran itu sendiri memiliki 2 tipe dalam pembagiannya.

Media Pembelajaran yang pertama ini diberikan nama “Rumah Bentuk bangun Ruang” dimana alat ini berbentuk sebuah rumah mini, dalam rumah tersebut tersedia 7 bangun ruang yang meliputi Tabung, Kubus, Balok, Segitigas besar, Segitiga kecil, Prisma segilima, Prisma Trapesium, Pada sisi Rumah mini tersebut dibuat lubang sesuai dengan bangun ruang yang ada pada Rumah mini tersebut. Dibuatnya alat tersebut bertujuan agar anak dapat dengan mudah mengenali bentuk bangun ruang dan mengenali nama dari bangun ruang.

Mahasiswa KKN 114 dari Universitas Trunojoyo Madura (UTM) telah melaksanakan sosialisasi media pembelajaran disebuah Sekolah Dasar yang terletak di Kabupaten bangkalan, kecamatan Arosbaya Desa Tambegan. 3 juni 2022.

Sosialisasi ini dilaksanakan susuai dengan tema yang yang diangkat yaitu Kebangkitan sosial dan Ekonomi, mengingat anak-anak adalah penerus masa depan bangsa menjadikan kita harus memberikan yang terbaik dalam berbagai aspek, Memfasilitasinya dengan memberikan media pembelajaran yang efektif dan dapat menarik minat anak dalam belajar dan memberikan penyampaian yang menarik.

Sosialisasi ini dilaksanakan tepat pada pukul 08.00 WIB, Anggota kelompok KKN Dwi Sabrina sebagai pemateri dalam menyampaikan cara kerja dari Media Pembelajaran yang telah disediakan, Media pembelajaran itu sendiri memiliki 2 tipe dalam pembagiannya.

Media Pembelajaran yang pertama ini diberikan nama “Rumah Bentuk bangun Ruang” dimana alat ini berbentuk sebuah rumah mini, dalam rumah tersebut tersedia 7 bangun ruang yang meliputi Tabung, Kubus, Balok, Segitigas besar, Segitiga kecil, Prisma segilima, Prisma Trapesium, Pada sisi Rumah mini tersebut dibuat lubang sesuai dengan bangun ruang yang ada pada Rumah mini tersebut. Dibuatnya alat tersebut bertujuan agar anak dapat dengan mudah mengenali bentuk bangun ruang dan mengenali nama dari bangun ruang.

Media Pembelajaran yang kedua diberi nama ‘Cerita bersambung’. Media Pembelajaran ini terbuat dari Triplek berukuran sedang yang berisa 4 gambar tersusun secara Horizontal, Anak diminta merangkai cerita sesuai dengan 4 gambar yang tertera pada alat tersebut. Dibuatnya alat tersebut bertujuan agar anak dapat dengan mudah dalam merangkai cerita se-kreatuif mungkin.

Selanjutnya, Tepat pukul 09.30 Sosialisasi pembelajaran ini telah selesai, Media pembelajaran yang diperuntukkan untuk kelas 1 Sekolah Dasar Tambegan ini diserahkan pada pihak sekolah yang diharapkan berguna dan bermanfaat dalam pembelajaran yang dilakukan kedepannya.

Penulis : Dwi Sabrina

 

Pengabdian Masyarakat Mahasiswa UTM Adakan Sunday Challenge And Competition Antar Dusun

Pengabdian Masyarakat Mahasiswa UTM Adakan Sunday Challenge And Competition Antar Dusun

Jombang, jurnalkota.online

Mahasiswa Pengabdian Masyarakat Universitas Trunojoyo Madura dibawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan Albitar Septian Syarifudin, S.Pd.,M.Pd. dan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) mengadakan kegiatan Adakan Sunday Challenge and Competition (Turnamen Badminton) antar Dusun se Desa Carangwulung Wonosalam Jombang, pada Jumat (3/6/22) babak penyisihan dan Minggu (5/6/22) babak semi final serta final.

Turnamen Badminton antar Dusun ini merupakan salah satu bentuk Pengabdian Masyarakat Universitas Trunojoyo Madura Kelompok 11 yang dilaksanakan di Segunung Carangwulung, Wonosalam, Kab. Jombang yang

Kegiatan ini bertujuan untuk merekatkan kembali hubungan antar masyarakat Desa Carangwulung yang sempat renggang karena adanya pandemic Covid-19 yang terjadi 2 tahun lalu. Yang mana akibat adanya pandemic Covid-19 ini mengharuskan semua masyarakat melakukan social distancing serta membatasi aktivitas mereka saat diluar rumah.

Kegiatan ini dilaksanakan di halaman rumah salah satu warga Dusun Segunung. Yang mana tempat tersebut merupakan Kesekretariatan Kampung Adat Segunung yang biasanya digunakan warga untuk berkumpul.

Kegiatan turnamen badminton dengan kategori ganda putra ini diawali dengan menyebar pamflet melalui media social. Kemudian setalah sekitar 2 minggu, tercatat sudah ada 12 tim yang mendaftarkan diri. Mereka berasal dari berbagai dusun yang ada di Desa Carangwulung.

Pada saat hari H kegiatan, terlihat bahwa semua masyarakat sangat antusias dengan diadakannya kegiatan ini. Kegiatan ini dipilih selain untuk membatu merekatkan kembali hubungan antar masyarakat Desa Carangwulung juga sebagai sarana dari kami kelompok 11 pengabdian masyarakat UTM untuk bias lebih saling mengenal dan akrab dengan masyarakat Desa Carangwulung terutama Dusun Segunung.

“Dengan adanya kegiatan ini kita bisa menjadi lebih akrab dan mudah untuk bersosialisasi dengan masyarakat sekitar Desa Carangwulung,” ucap salah satu penanggung jawab kegiatan ini.

Dalam turnamen badminton ini kita hanya mengambil dua pemenang. Yang mana setelah babak penyisihan yang cukup sengit, akhirnya juara 1 Turnamen Badminton Ganda Putra antar Dusun se Desa Carangwulung ini dimenangkan oleh tim yang berasal dari Dusun Segnung yakni Atfan – Huda. Serta juara 2 diraih oleh tim dari Dusun Banyon yakni Bian – Rizaldi.

Diharapkan melalui kegiatan ini dapat meningkatkan hubungan yang baik antara kami kelompok pengabdian masyarakat UTM dengan masyarakat Desa Carangwulung baik saat kegiatan pengabdian masyarakat berlangsung maupun nanti seletah kegiatan pengabdian masyarakat selesai. Begitu juga dengan semua masyarakat Desa Carangwulung, semoga bisa terus solid dalam hal apapun.

 

Penulis: Nur Lelly Mellania

GERBANG Nilai Plt. Wali Kota Bekasi Serampangan

GERBANG Nilai Plt. Wali Kota Bekasi Serampangan

Jurnal Kota.online

Pers Release

 

Plt Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto dinilai serampangan dalam menunjuk Tim Monitoring Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang.

Pemerintah Provinsi DKI jakarta telah menyepakati kerja sama peningkatan pemanfaatan lahan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah menjadi Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di Bantargebang dengan Pemerintah Kota Bekasi (diperpanjang) hingga 5 tahun ke depan.

Perlu diketahui, ruang lingkup kerja sama dengan Pemkot Bekasi meliputi dana kompensasi, revisi dokumen Andal RKL/RPL,  pengkajian daya dukung dan daya tampung lingkungan,  jalur dan waku pengangkutan sampah Kemudian, monitoring dan evaluasi pengelolaan pemanfaatan, pembuangan dan pengambilan sampah, inovasi teknologi reduksi sampah, serta proses pengakhiran TPST Bantargebang Kota Bekasi.

Sementara untuk lingkup kompensasi, dalam kerja sama ini dicapai sejumlah kesepakatan, antara lain; kompensasi penanggulangan kerusakan lingkungan; pemulihan lingkungan; biaya kesehatan dan pengobatan.

Adapun, kompensasi dalam bentuk lain berupa bantuan langsung tunai serta Bantuan Langsung Tunai (BLT) dan Pertanggungan Kematian (polis) bagi warga yang terkena dampak TPST Bantargebang.

Gerakan Masyarakat Bantargebang (GERBANG) Menilai Perekrutan Tim Monitoring dan Evalusi (Monev) TPST Bantargebang yang di lakukan Plt. Walikota Bekasi, Tri Adhianto sangatlah serampangan ugal-ugalan, Tim Monitoring di dominasi oleh orang-orang yang yang tidak berjuang dan berperan di masyarakat Bantargebang.

Masuknya orang-orang yang tidak berkompeten di Tim Monitoring dan Evalusi (Monev) hanya akan menjadi Beban dan Jauh dari Tujuan Tim Monitoring TPST Bantargebang.

Gerakan Masyarakat Bantargebang (GERBANG) sangat menyayangkan Plt, Walikota Bekasi, Tri Adhianto memaksakan nama-nama di Tim Monitoring yang hanya akan menghabiskan Anggaran Miliaran Rupiah per tahun.

Gerakan Masyarakat Bantargebang (GERBANG) dan Seluruh Masyarakat Kota Bekasi tidak menginginkan Kota Bekasi mendapatkan “Hattrick” untuk ketiga kalinya Walikota tersandung kasus hukum.

Bekasi , 10 Mei 2022

 

Hormat kami

Warna Supriyadi

Kordinator GERBANG (08990715011)

 

Waka DPC Kota Tangerang BPPKB Banten Gelar Open House

Waka DPC Kota Tangerang BPPKB Banten Gelar Open House

Kab.Tangerang, jurnalkota.online

Open house menjadi salah satu tradisi yang kerap dilakukan masyarakat saat merayakan Idul Fitri.

Salah satu Waka DPC Kota Tangerang BPPKB Banten, Abah Rojali juga melakukan tradisi open house.

Waka DPC Kota Tangerang BPPKB Banten yang akrab disapa Abah Jali mengadakan open house, sudah menjadi semacam keharusan.

Mengingat banyaknya sanak Saudara dan semua seluruh Anggota dan jajaran BPPKB Banten dari Kota Tangerang maupun sampai Kabupaten Tangerang yang datang bersilaturahmi ke kediamannya.

“Alhamdulillah Tahun ini akhirnya bisa mengadakan Open house secara nyaman dan tetap kita juga harus selalu patuhi Protokol Kesehatan,” katanya kepada Media Jurnalkota.online, Sabtu, (7/5/2022).

Dia mengungkapkan, kegiatan open house dirumahnya sudah dimulai sejak Hari Idul Fitri sampai saat ini dan seiring bergantian berdatangan kerumah kediaman Abah Jali.

“Kalau sekarang sudah bisa dari Pagi. Karena kemarin saya hanya bisa ada waktu di Rumah itu Ba’da Ashar karena harus silaturahmi kerumah Orang Tua dan Saudara tertua saya,” ucapnya.

Open House dilakukan sebagai bentuk menjaga silaturahmi dan Ukhuwah dengan sanak Saudara dan Sahabat maupun Anggota dan jajaran kepengurusan BPPKB Banten.

Di lain sisi dalam open house ini dia juga bisa saling bertukar pikiran untuk mendengarkan keluh kesah Anggota dan seluruh jajaran BPPKB Banten DPC Kota Tangerang maupun BPPKB Banten Kabupaten Tangerang.

“Saya bukan orang politik, tapi Insha Allah setiap Anggota dan jajaran BPPKB Banten yang datang untuk meminta pertolongan semampu saya untuk memberikan solusi untuk mereka,” tuturnya.

Dari awal open House, banyak yang berkunjung, mulai dari Masyarakat biasa, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat lain serta sejumlah Anggota dan semua seluruh jajaran BPPKB Banten.

“Alhamdulillah dengan hati ikhlas dan penuh kehangatan kami saling Bermaaf-maafan di Hari yang Fitri ini dan saling berkomitmen untuk bahu membahu membangun BPPKB Banten yang lebih maju dan lebih baik lagi kedepannya,” Bebernya.

Dia berharap, dimomen yang Fitri ini Ayooo kita Sama-sama semua BPPKB Banten dibawah komando Prof. H. Dudung Sugriwa bisa lebih maju lagi dan jaya terus selalu untuk kedepannya.

Penulis: M. Andika Putra

BPPKB Bagikan Takjil di Puspitek Tangerang

BPPKB Bagikan Takjil di Puspitek Tangerang

 

Hari Minggu Tgl 17 Mei 2020 Pembagian Takjil Ramadhan 1441 H, DPAC Kec. Setu Tangsel, dihadiri oleh:

Edy Junaedy, Darmawan, dan Ahmad Yani dari Biro Satgas DPD BPPKB Banten yang diketuai Kabiro Mufreni dan Waka 1 Ajo

1.Dansatgas DPC Tangsel Abah Andi Bule.

2.Wadansatgas DPC Tangsel Abdul Wahab

3 Ketua DPAC Serpong Kang Uyus dan jajaran.

4.Ketua DPAC Pamulang, Agus Guswardi dan jajaran

5.Ketua DPAC Kec. Setu, NURJAYA, S.Sos

6.Sekjen DPAC Setu, Saminad Rimbas,S.Ip

7.Dansatgas DPAC Setu, Rudi

8.Humas DPAC Setu Sardih Anjung

9.Bendahara DPAC Setu Sudriah, SE, Ketua DPRT dan jajarannya

11.Ketua DPRT Babakan Taul dan jajaran

11.Ketua DPRT Bakti Kaya Hari Arifin

12.Ketua DPRT Setu, Yosi

ketua DPRT Muncul Raya Boit. **

‘Catatan Pojok’ Buat Hendra Lubis   Disindirnya, Pejabat Bisa Tertawa

‘Catatan Pojok’ Buat Hendra Lubis Disindirnya, Pejabat Bisa Tertawa

Oleh: Pangihutan Simatupang

Entah dari mana saya akan memulai tulisan ini, terlalu banyak pertemuan yang berkesan bersamanya, baik itu yang formal, saat melaksanakan giat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Koordinatoriat Jakarta Selatan, maupun pada waktu bebas, di Balai Wartawan, atau sejumlah kantin yang berjajar di kawasan kantor Wali Kota Jakarta Selatan.

Namun, bukan hal pertemuan itu yang ingin dikenang, melainkan perbuatan baik yang dilahirkan dari berbagai kesempatan, yang wajib dikemukakan dan implementasikan, sehingga beranak pinak dalam kehidupan kita yang ditinggalkan.

Itulah prakata yang pantas buat sobat Hendra Lubis yang telah mendahului kita,
Sabtu (28/3/2020). Hal istimewa yang dimiliki kawan ini, ketika hadir pada acara PWI Jakarta Selatan dengan pejabat atau Wali Kota, anggota PWI Jakarta Selatan yang satu ini akan tampil membawakan doa atau kata sambutan, yang membuat pertemuan resmi dan terkesan kaku, menjadi cair, suasana berubah riuh oleh candanya.

Mendengar ‘guyonnya”, para tamu tak akan bisa membendung tawa.

Itulah dia Hendra Lubis, memiliki talenta dan keberanian melontarkan “joke-joke”, yang terkadang berisi sindiran dan protes terhadap para pejabat, namun muatan kata-kata yang menggelitik mampu menyamarkan keritikan, sehingga yang mendengarnya tetap bisa tersenyum dan tertawa.

Potensi yang dimilikinya, bisa menjadi inspirasi, khususnya bagi jurnalis yang ingin memberikan masukan atau mengkeritisi kinerja pejabat yang “nyeleneh”, dan dinilai lari dari tugas pokok dan fungsi (Tupoksi).

Ini satu bagian positif yang saya ‘tangkap’ dari sahabat ini, dan meskipun dia telah pergi, tapi keistimewaannya tidak pernah pergi. Selamat jalan sobat. ***

Solidaritas, Pilar Kebersamaan yang Hakiki

Solidaritas, Pilar Kebersamaan yang Hakiki

Oleh Pangihutan Simatupang

Solidaritas, kata ini kerap kita dengar dan membaca di berbagai buku atau media cetak lainnya. Dan kata ini biasa digunakan untuk mengukur rasa kesetiaan sekumpulan orang, komunitas, atau hanya dua insan yang sedang berteman.

Bahkan, ketika kata ini dikaitkan dalam suatu perjuangan untuk mencapai suatu tujuan, solidaritas manjadi suatu yang sakral, sebab ketika solidaritas menjadi landasan, maka tidak ada lagi harga pengorbanan, selain kepentingan bersama. Namun pada kesempatan ini penulis tidak membahas pemahaman solidaritas lebih jauh, selain rasa cinta yang ada di dalamnya.

Berawal postingan di grup Jurnalis Kreatif, yang menyampaikan salah seorang anggotanya, Jaya Hidayat, wartawan senior Harian Sentana, yang bertugas di wilayah Jakarta Barat, sedang sakit. Kabar ini langsung disambut Udin Ginting, Pimpinan Umum Jurnal Kota, yang menginginkan agar teman-teman wartawan membesuknya.

Penyerahan dana solidaritas dari wartawan

Berselang hitungan menit, penulis ditelpon Udin Ginting, intinya supaya menggalang sikap peduli para jurnalis untuk membantu Jaya Hidayat yang sedang berbaring di rumahnya, dan sudah lama tidak bisa melakukan tugas Jurnalistiknya.

Gagasan mulia ini tentu tidak bisa disia-siakan, dan tak mau menunggu lama, penulis langsung membuat daftar nama yang ingin merealisasikan partisipasi, dengan judul ‘Rasa Solidaritas kepada pak Jaya’.

Mengagumkan, hanya hitungan menit dana terkumpul dalam catatan yang diposting di grup tersebut hampir mencapai Rp. 2 juta. Yang menjadi catatan dan harus digarisbawahi, dalam kondisi sulit Pandemi Covid-19, sejumlah jurnalis masih bersedia merogoh sakunya. Ini merupakan bentuk rasa simpati dan cinta, di balik kata solidaritas yang dicantumkan.

Tonggak kebersamaan jelas mengedepankan kesungguhan teman-teman, sehingga tidak berlebihan kalau penulis sebut ‘Solidaritas merupakan Pilar Kebersamaan yang Hakiki’.

Merasa sama-sama menyandang profesi wartawan, meskipun bekerja di media yang berbeda. Esensinya bukan pada medianya, tapi profesinya. Inilah sumber kekuatan kebersamaan yang harus dipegang teguh, sehingga solidaritas wartawan, khususnya yang berada dalam grup Jurnalis Kreatif semakin tinggi, benar-benar hakiki, dan jauh dari panggung sandiwara yang banyak dipertontonkan para oportunis. Salam.

Penulis mantan Ketua PWI Koordinatoriat Jakarta Selatan dan Kepala Sekolah Jurnalisme Indonesia (SJI) DKI Jakarta.

 

Selamat Ultah Pernikahan Junaedy  dan Ayu Yunengsih Ke-1

Selamat Ultah Pernikahan Junaedy dan Ayu Yunengsih Ke-1

 

Acara ulang tahun pernikahan Junaedy dan Ayu Yunenhsih yang 1 tahun dan ulang tahun yang ke 40 tahun, dirayakan syukuran dan santunan anak yatim di Kp. Bencongan RT.007 RW.01 Kel. Bencongan Kec. Kelapa Dua, Kab. Tangerang Provinsi Banten dari Anggota BPPKB DPAC Kec. Cibodas.

Acara ini Dihadiri: 1. Dansatgas, Abah TB Rocky BPKB DPC Kota Tangerang. 2. Panglima Tole dari DPC Kota Tangerang.

BPPKB DPAC Kec. Cibodas Kota Tangerang: 1. Penasehat Abah Amung.
2. Pembina Pak Bambang BPPK
3.Ketua Kabeh dari Ranting Cibodas Sari
4.Ketua Suryadi dari Ranting Cibodas Besar
5.Ketua Jupriysnto Ketua Cibodas Baru.

RED

 

Warga Tangerang Tuntut Akses Jalan Rumah Dibuka

Warga Tangerang Tuntut Akses Jalan Rumah Dibuka

Jurnal Kota, Jakarta Puluhan warga desa kali baru, Kecamatan Paku Haji, Tangerang, pada rabu siang, melakukan aksi demonstrasi guna menuntut dibukanya akses jalan yang mengubungkan akses pemukiman warga.

Bahkan dalam sejumlah poster tuntutan para warga yang didominasi oleh kaum lansia ini meminta kepada presiden Joko Widodo untuk turun tangan menyelesaikan kasus ini. (Dhk)

Portal berita yang menyajikan informasi aktual, fakta dan terpercaya. Lahir dengan moto “Bicara Sesuai Fakta”. Keseimbangan dalam menyajikan realita dengan Cover Both Side. Disajikan dengan cepat untuk memenuhi kebutuhan informasi bagi masyarakat dan referensi untuk para pengambil keputusan.

Media Jurnal Kota terbit dalam bentuk cetak dan media online. Untuk pemasangan iklan cetak dan online dapat menghubungi (021) 54337557

Penerbit : PT. Media Tiga Serangkai 

Jl. Gunung Pangrango Blok D 17 No. 3  Cengkareng Jakarta Barat 11730

Telp. (021) 54337557 Fax. (021) 54337557

  jurnalkota03@gmail.com 

About Jurnal Kota Online

Jurnal Kota Online
(021)54337557

Mobile : 081218881273 –
jurnalkota03@gmail.com