Menu

Mode Gelap
Ansar Ahmad Pimpin Rapat Evaluasi Kegiatan Pembangunan di Lingkungan Pemprov Kepri Hasan Pimpin Rapat Persiapan Jambore PKK ke-8 Tahun 2024 Bangkitkan Ekonomi, Dewi Kumalasari Buka Dekra Fest Kepri 2023 Technology Awards: 6 Reasons Why They Don’t Work & What You Can Do About It

Daerah · 7 Oct 2023 11:07 WIB ·

Dewi Kumalasari Buka Pendidikan Politik bagi Kaum Perempuan


					Ketua TP-PKK Provinsi Kepri Dewi Kumalasari, membuka kegiatan Pendidikan Politik bagi Kaum Perempuan di Madu Tiga Beach Resort, Kabupaten Bintan, Sabtu (7/10/2023).
Perbesar

Ketua TP-PKK Provinsi Kepri Dewi Kumalasari, membuka kegiatan Pendidikan Politik bagi Kaum Perempuan di Madu Tiga Beach Resort, Kabupaten Bintan, Sabtu (7/10/2023).

Bintan, Jurnalkota.online

Ketua TP-PKK Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Dewi Kumalasari mengatakan, betapa pentingnya peran perempuan dalam kancah perpolitikan di Kepri.

Hal tersebut dikatakan Dewi Kumalasari, saat membuka kegiatan Pendidikan Politik bagi Kaum Perempuan di Madu Tiga Beach Resort, Kabupaten Bintan, Sabtu (7/10/2023).

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kepri ini diikuti oleh 100 peserta, yang terdiri dari ibu-ibu Organisasi Wanita, Tokoh Perempuan, Anggota Partai Politik dan Organisasi Perempuan lainnya yang ada di Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan.

Pada kegiatan ini juga, Dewi Kumalasari yang juga Ketua Komisi IV DPRD Kepri menjadi Narasumber bersama Komisioner KPU Kepri M. Sjahri Papene. Sementara itu, Suprapto Tenaga Ahli Komisi lV DPRD Provinsi Kepri menjadi Moderator.

Dewi Kumalasari menilai, kegiatan ini sangat penting untuk dilaksanakan, selain bertujuan dalam mendukung kegiatan perumusan kebijakan teknis dan pemantapan pelaksanaan di Bidang Pendidikan Politik, Etika Budaya Politik, Peningkatan dalam Bidang Demokrasi dan Pemantauan dalam Situasi Politik, juga sangat penting untuk meningkatkan partisipasi politik bagi kaum perempuan di Kepri.

“Hal-hal di atas ini dapat dianggap sebagai tindakan dalam memberikan keistimewaan pada para perempuan hingga tercapai representasi perempuan 30 persen, sebagai pemenuhan ketersediaan partisipasi kaum perempuan dalam parlemen,” kata Dewi Kumalasari.

“Selain itu, Kebijakan afirmasi melalui mekanisme ini juga dianggap sebagai salah satu sarana dalam memberikan ruang yang lebih besar pada para perempuan untuk meraih kursi legislatif,” tambah Dewi Kumalasari.

Dewi Kumalasari juga mengapresiasi misi Kesbangpol melalui kegiatan ini. Menurut Dewi Kumalasari, perempuan Kepri perlu melek politik, dikarenakan kaum perempuan pun menjadi pengubah tatanan di masyarakat.

“Saya berterima kasih pada ibu-ibu yang telah menjadi penggerak di daerah masing-masing. Pelatihan politik ini penting, karena perlu sekali parlemen dengan kehadiran wanita di kancah perpolitikan, diperlukan mindset ibu-ibu untuk diubah, bahwa politik tidak kotor, tidak hanya laki-laki saja. Kita ubah citra politik, karena politik bisa mengubah tatanan masyarakat,” ujar Dewi Kumalasari.

Dewi Kumalasari berharap, kegiatan ini dapat semakin meningkatkan partisipasi kaum perempuan dalam politik, sehingga kuota minimal representasi perempuan di parlemen dapat terpenuhi.

“Kaum perempuan, ibu-ibu menjadi satu ujung tombak komunikasi di keluarga, mudah-mudahan bisa juga mengedukasi keluarga dan lingkungan sekitarnya tentang politik. Tidak harus selalu menjadi dewan. Setidaknya kita mendukung kader perempuan yang sudah ada di parlemen,” imbuh Dewi Kumalasari.

Sementara itu, Kepala Badan Kesbangpol Kepri Raja Hery Mokhrizal, mengapresiasi para peserta yang mengikuti kegiatan ini.

Hery Mokhrizal mengatakan, bahwa masih minimnya kaum perempuan dalam mengambil kebijakan politik di Kepri.

“Kekuatan sebuah kota pondasi ada dalam kekuatan politik, karena menampung aspirasi setiap rakyatnya. Persoalannya, masih minimnya partisipasi politik atau melek politik dari kaum wanita untuk berpartisipasi dalam mengambil kebijakan. Maka saya sangat mengapresiasi kepada para peserta yang telah mengikuti kegiatan ini,” kata Hery Mokhrizal.

Hery Mokhrizal mengungkapkan, maksud dan tujuan dari pelatihan politik tersebut adalah upaya agar para kaum perempuan di Kepri, khususnya kaum perempuan di Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan bisa memahami dan berpartisipasi dalam demokrasi politik.

“Demokrasi merupakan bentuk pemerintahan, di mana warga punya hak setara dalam ambil keputusan yang mengubah masa depan semua. Begitu pun perempuan punya hak yang sama, dengan kaum laki-laki, tanpa diskriminasi. Mudah-mudahan bisa jadi inspirasi buat kaum perempuan, untuk sosialisasikan di lingkungan keluarga atau ke lingkungan sekitarnya. Juga sebagai upaya agar kaum perempuan lebih memahami dan berpartisipasi dalam demokrasi politik, yang ada di wilayah masing-masing,” pungkas Hery Mokhrizal.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Badan Kesbangpol Bintan diwakili oleh Kepala Bidang Poldagri dan Ormas Benika Satriawan, dan Anggota DPRD Kabupaten Bintan Aisyah. (Antoni)

Sumber: Diskominfo Kepri

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pemprov Kepri akan Merevitalisasi Pujasera Kijang

27 February 2024 - 05:51 WIB

Hasan Pimpin Rapat Persiapan Jambore PKK ke-8 Tahun 2024

23 February 2024 - 07:22 WIB

Jamin Kenyamanan PSU, Hasan Minta Jajarannya Tingkatkan Koordinasi

22 February 2024 - 11:11 WIB

Selaraskan Program dengan Usulan Masyarakat, Pemko Tanjungpinang Gelar FPD

20 February 2024 - 09:12 WIB

Ansar Ahmad Terima Kunjungan GM PT PLN Persero WRKR yang Baru

19 February 2024 - 10:50 WIB

Adi Prihantara Lantik Kelengkapan Kwarda dan Buka Buka KMD 2024

17 February 2024 - 11:00 WIB

Trending di Daerah