Menu

Mode Gelap
Rakornas Dukcapil 2024, Percepat Transformasi Digital untuk Pelayanan Publik Ansar Ahmad Pimpin Rapat Evaluasi Kegiatan Pembangunan di Lingkungan Pemprov Kepri Hasan Pimpin Rapat Persiapan Jambore PKK ke-8 Tahun 2024 Bangkitkan Ekonomi, Dewi Kumalasari Buka Dekra Fest Kepri 2023

Daerah · 10 Apr 2023 16:05 WIB ·

Diduga Tebang Pilih Bansos, Emak Emak Geruduk Kantor Kelurahan Karang Anyer


					Foto : Emak - emak pada saat mendatangi kantor lurah karang Anyer terkait tebang pilih pembagian bansos. Perbesar

Foto : Emak - emak pada saat mendatangi kantor lurah karang Anyer terkait tebang pilih pembagian bansos.

Tangerang, jurnalkota.online

Puluhan emak emak warga Karang Anyar, Kota Tangerang, mendatangi Kantor Kelurahan Karang Anyar, lantaran adannya tebang pilih pada penerima Bantuan Sosial (Bansos). Senin (10/4/2023).

Aksi tersebut dipicu pembagian bantuan sosial yang dilakukan oleh Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) yang merupakan pembantu guna menyelenggarakan kesejahteraan sosial di tingkat Kecamatan dan disinyalir tebang pilih pada penerima Bansos.

Koordinator Aksi, Muhamad Arief mengungkapkan bahwa terdapat tiga tuntutan penting yang dibawa pada aksi tersebut guna memperbaiki birokrasi yang ada di Kelurahan Karang Anyar, Neglasari, Kota Tangerang.

“Aksi hari ini bagian dari bentuk keresahan yang terjadi di masyarakat Kelurahan Karang Anyar pada khususnya dan terjadilah aksi massa yang dilakukan hari ini,” ujar pria yang kerap disapa Gybe.

Ia menuding, banyak masyarakat di Kelurahan Karang Anyar yang memasuki kategori keluarga mampu namun tetap mendapatkan Bansos, sedangkan yang kurang mampu justru tidak mendapatkannya.

Selain itu, aksi tersebut juga sebagai bentuk evaluasi terhadap kinerja Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) di wilayah tersebut, lantaran mengutamakan sanak familinya.

Meski sempat diadakan audiensi di dalam Gedung Kelurahan Karang Anyar, Gybe menyayangkan respon dari pemerintah setempat karena sebelumnya sempat meminta penjelasan perihal terkait namun tidak mendapatkan jawaban yang jelas.

“Kenapa baru ada tindakan ketika ada aksi seperti ini, itu yang saya sayangkan. Baru ada tindakan dan PSM seolah-olah bersikap merangkul, kemarin-kemarin kemana aja? itu aja pertanyaan kami. kenapa harus ada aksi (dulu) baru adanya reaksi,” tandasnya.

Menanggapi hal tersebut, Lurah Karang Anyar, Andia S. Rahman mengungkapkan, bahwa pihak Kelurahan Karang Anyar tidak anti terhadap kritik masyarakat terutama terhadap aksi yang menjadikan pihak Kelurahan lebih mengerti kondisi yang terjadi sebenarnya di masyarakat.

“Yang pertama di era Demokrasi ini, suatu hal yang biasa ya, suatu hal yang lumrah apa yang ingin mereka sampaikan yang selama ini, mungkin tidak tersampaikan (saat ini dapat) disampaikan secara langsung, kami pihak kelurahan sebenarnya tidak antikritik, sah-sah saja. Akhirnya kita bisa tau, apasih yang mereka inginkan secara nyata,” tandasnya.

Penulis : Pandji
Sumber : KJK

Artikel ini telah dibaca 15 kali

Baca Lainnya

Pemprov Kepri akan Merevitalisasi Pujasera Kijang

27 February 2024 - 05:51 WIB

Hasan Pimpin Rapat Persiapan Jambore PKK ke-8 Tahun 2024

23 February 2024 - 07:22 WIB

Jamin Kenyamanan PSU, Hasan Minta Jajarannya Tingkatkan Koordinasi

22 February 2024 - 11:11 WIB

Selaraskan Program dengan Usulan Masyarakat, Pemko Tanjungpinang Gelar FPD

20 February 2024 - 09:12 WIB

Ansar Ahmad Terima Kunjungan GM PT PLN Persero WRKR yang Baru

19 February 2024 - 10:50 WIB

Adi Prihantara Lantik Kelengkapan Kwarda dan Buka Buka KMD 2024

17 February 2024 - 11:00 WIB

Trending di Daerah