Menu

Mode Gelap
Ansar Ahmad Pimpin Rapat Evaluasi Kegiatan Pembangunan di Lingkungan Pemprov Kepri Hasan Pimpin Rapat Persiapan Jambore PKK ke-8 Tahun 2024 Bangkitkan Ekonomi, Dewi Kumalasari Buka Dekra Fest Kepri 2023 Technology Awards: 6 Reasons Why They Don’t Work & What You Can Do About It

Pemerintahan · 24 Aug 2023 07:11 WIB ·

Ketua PWI Agara Minta Komisi 3 DPR Evaluasi Kejari Agara


					Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Aceh Tenggara, Sumardi meme
inta kepada Komisi 3 DPR RI agar kejari Aceh Tenggara di Evaluasi Kinerjanya, karena dinilai kurangnya bermitra dengan wartawan. Perbesar

Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Aceh Tenggara, Sumardi meme inta kepada Komisi 3 DPR RI agar kejari Aceh Tenggara di Evaluasi Kinerjanya, karena dinilai kurangnya bermitra dengan wartawan.

Aceh Tenggara, Jurnalkota.online

Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Aceh Tenggara, Sumardi meminta kepada Komisi 3 DPR RI agar Kajari Aceh tenggara dievakuasi, karena dinilai kurangnya bermitra dengan wartawan

Hal ini disampaikan ketua PWI Aceh Tenggara, Sumardi pada sejumlah media pada Kamis, (24/08/2013). Selama ini kepala Kejaksaan Negeri Kutacane (Kejari), Erawati SH, MH, dinilai kurang bermitra dengan wartawan dan terkesan sangat tertutup.

“Bukan saja itu, rekan-rekan media yang berkomunikasi dengan Kejari Agara melalui Handphone tak diangkat dan pesan melalui WhatsApp juga tak merespon,” sebutnya.

Sumardi juga mengatakan, “Sehingga dalam hal Ini dinilai kurang menghargai sebagai mitra antara wartawan dengan Kejari Agara. Karena, teman-teman komunikasi dengan Kejari bukan atas nama pribadi, akan tetapi sebagai media massa maupun lembaga pers yaitu PWI Aceh Tenggara. Jadi, kita harus saling menghargai,” katanya.

Lanjut Sumardi, selama ini wartawan adalah bermitra dengan Kejari Agara dan berhubungan baik dengan para Kejari yang pernah bertugas di bumi sepakat segenap. Apalagi selama ini cukup banyak persoalan yang ditangani seperti kasus pupuk bersubsidi, kasus dana desa dan kasus lainnya. Ini kata Sumardi, harus diekspos ke publik untuk penanganan kasus yang ada di Kejaksaan Negeri Kejari Aceh Tenggara.

Menurut dia, karena selama ini mereka kurang komunikatif dengan pihak Kejari Agara, artinya rekan-rekan media tarik diri. Ibaratkan seperti bertepuk sebelah tangan. ‘Sosok Kejari Agara sangat jauh dengan media, sebagai pejabat publik tentunya hal itu tidak pantas ada, jadi, untuk itu sebagai Ketua PWI Aceh Tenggara meminta kepada Anggota Komisi 3 DPR RI Dapil Aceh, Nasir Djamil dan Nazaruddin alias Dekgam melalui Kejati Aceh untuk segera mengevaluasi Kejari Agara.

“Mengingat banyaknya teman-teman media yang selama ini susah mendapatkan informasi tentang penanganan kasus yang telah ditangani oleh Kejari Aceh Tenggara. jadi sosok seperti ini tidak layak dipertahankan sebagai pejabat publik di Aceh Tenggara. Kalau hal ini terus di pertahankan, tentunya akan berdampak buruk terhadap tugas wartawan nantinya,” ucap Sumardi. (Yuda)

Artikel ini telah dibaca 55 kali

Baca Lainnya

Ansar Ahmad Pimpin Rapat Evaluasi Kegiatan Pembangunan di Lingkungan Pemprov Kepri

26 February 2024 - 07:34 WIB

Hasan Minta OPD Memahami Program dan Kegiatan Sesuai dengan DPA

19 February 2024 - 11:34 WIB

Forkopimcam Cibeber Gelar Musrenbang RKPD Tahun Anggaran 2025

12 February 2024 - 07:39 WIB

Dua Legislator Diganti, DPRD Kepri Gelar Paripurna PAW

7 February 2024 - 07:05 WIB

Adi Prihantara Pimpin Rakor Teknis LPPD Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Kepri

5 February 2024 - 18:48 WIB

Pemkab Lebak Sigap Tangani Penanggulangan Bencana

31 January 2024 - 08:18 WIB

Trending di Pemerintahan