Menu

Mode Gelap
Ansar Ahmad Pimpin Rapat Evaluasi Kegiatan Pembangunan di Lingkungan Pemprov Kepri Hasan Pimpin Rapat Persiapan Jambore PKK ke-8 Tahun 2024 Bangkitkan Ekonomi, Dewi Kumalasari Buka Dekra Fest Kepri 2023 Technology Awards: 6 Reasons Why They Don’t Work & What You Can Do About It

Nasional · 12 Oct 2023 23:51 WIB ·

Panwaslih dan PWI Agara Bahas Isu Krusial Jelang Pemilu 2024


					PWI bersama Panwaslih Aceh Tenggara, menggelar diskusi bertajuk silaturahmi guna membahas sejumlah isu krusial yang kemungkinan dapat terjadi pada Pemilu 2024. Perbesar

PWI bersama Panwaslih Aceh Tenggara, menggelar diskusi bertajuk silaturahmi guna membahas sejumlah isu krusial yang kemungkinan dapat terjadi pada Pemilu 2024.

Aceh Tenggara, Jurnalkota.online

Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) bersama Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Aceh Tenggara menggelar diskusi bertajuk silaturahmi guna membahas sejumlah isu krusial yang kemungkinan dapat terjadi pada penyelengaraan pemilihan umum (Pemilu) 2024 mendatang. Diskusi tersebut berlangsung di Kantor PWI Aceh Tenggara, Kamis, (12/10/2023).

Ketua PWI Aceh Tenggara, Sumardi, dalam forum diskusi tersebut menyampaikan beberapa isu krusial yang mesti diantisipasi dan dilakukan pencegahan sejak dini oleh Panwaslih. Diantaranya, kemungkinan terjadinya dugaan politik uang, netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Perangkat Pemerintahan Desa atau Kute dalam menghadapi Pemilu 2024.

“Isu-isu krusial tersebut penting untuk dilakukan upaya pencegahan sejak dini oleh panwaslih, karena sangat rentan terjadi,” kata Sumardi.

Untuk itu, Sumardi, berharap panwaslih Aceh Tenggara harus lebih berani mengambil sikap dan langkah tegas sesuai aturan untuk melakukan pencegahan. Salah satunya dengan gencar mensosialisasikan bahaya isu krusial tersebut.

Ketua Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Kabupaten Aceh Tenggara, Eka Prasetio Lubis, komitmen untuk melakukan pengawasan dan pencegahan terhadap isu krusial yang kemungkinan dapat terjadi pada Tahun 2024.

Eka mengajak insan Pers untuk bersama – sama mengawal dan mengawasi tahapan pemilihan umum (Pemilu) yang akan digelar pada Februari 2024 mendatang.

Menurut Eka, dalam pengawasan tahapan pemilu, Bawaslu memiliki tugas pokok melakukan pencegahan dan penindakan terkait Pelanggaran kode etik (oleh penyelenggara), pelanggaran tindak pidana pemilu (Money politik) dan pelanggaran administrasi (prosedur tahapan diluar undang-undang), namun dalam proses ini Komisioner Bawaslu perlu menggandeng insan pers untuk terlibat langsung maupun tidak langsung untuk mengawasi setiap tahapannya.

Eka juga mengakui, selain Bawaslu, peran jurnalis sangat diperlukan dalam mengawal serta pengawasan pemilu diantaranya pengawasan many politik hingga saat ini masih menjadi headline dalam pelaksanaan pemilu. Selain itu informasi indeks kerawanan dan pelanggaran etik lainnya sangat diperlukan melalui pers yang terjun langsung di lapangan.

Sebab, Pers memiliki kapasitas dan mengawal dalam meliput serta menyebarkan informasi seluruh kegiatan tahapan pemilu kepada publik melalui media cetak , elektronik maupun media online.

“Saya berharap pers dapat bekerja secara profesional dalam mengawal pemilu yang jurdil serta memberikan infomasi yang benar,” harap Eka Prasetyo yang juga didampingi anggota Komisioner Fitra Hariadi.

Eka Prasetyo juga berharap media dapat memberikan edukasi yang positif melalui penyajian berita- berita setiap tahapan pemilu, sebab media merupakan salah satu corong dalam proses demokrasi. (Yuda)

Artikel ini telah dibaca 5 kali

Baca Lainnya

Mahasiswa Lebak Menyoroti Maraknya Tambang Diduga Ilegal

27 February 2024 - 16:16 WIB

Rangkaian HPN 2024, Puluhan Wartawan Deklarasikan Forum Wartawan Solid

25 February 2024 - 13:06 WIB

Temui Menaker, Ansar Ahmad Minta Bantuan Peralatan untuk BLK Karimun

22 February 2024 - 14:49 WIB

Ansar Ahmad Hadiri Pembukaan Rakernas PHRI ke- IV Tahun 2024

22 February 2024 - 13:09 WIB

Adi Prihantara Hadiri Pisah Sambut Kepala Kanwil BPN Provinsi Kepri

21 February 2024 - 13:42 WIB

Hadiri HPN 2024, Ansar Ahmad Apresiasi Peran Pers Mengawal Demokrasi

21 February 2024 - 13:14 WIB

Trending di Nasional