Menu

Mode Gelap
Bangkitkan Ekonomi, Dewi Kumalasari Buka Dekra Fest Kepri 2023 How To Handle Every Movie Challenge With Ease Using These Tips The Most Influential People in the Green House Industry and Their Celebrity Dopplegangers Technology Awards: 6 Reasons Why They Don’t Work & What You Can Do About It

Daerah · 7 Sep 2023 07:02 WIB ·

Terkait Pemberitaan Sepihak, Pemilik Pelabuhan Rakyat KM 16 Berikan Klarifikasi


					Petugas keselamatan pelayaran KSOP kelas II Tanjungpinang Sukarso
Perbesar

Petugas keselamatan pelayaran KSOP kelas II Tanjungpinang Sukarso

Bintan, Jurnalkota.online

Terkait pemberitaan secara sepihak oleh beberapa media online terhadap
aktivitas di pelabuhan rakyat, yang beroperasi di Jalan Lintas Barat KM 16, Kecamatan Toapaya Asri, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) di sejumlah media online beberapa waktu lalu, di klarifikasi pemiliknya.

Joni Pemilik pelabuhan rakyat, Jalan Lintas Barat KM 16, Kecamatan Toapaya Asri saat menunjukkan Bundelan berkas perizinan.

Joni pemilik pelabuhan KM 16 Jalan Lintas Barat mengatakan, saya  merasa keberatan atas berita yang terbit di empat media online itu.

“Terus terang saya tidak terima dengan pemberitaan sepihak itu. Apalagi nama saya disebutkan dalam pemberitaan itu. Sementara mereka tidak pernah konfirmasi kepada saya,“ ujar Joni di tempat usahanya, Kamis (7/9/2023).

Dikatakan Joni, usaha saya ini pun disebut-sebut pelabuhan tikus. Padahal, saya sudah lengkapi perizinan yang diperlukan untuk pelabuhan ini.

“Abang boleh lihat berkas ini. Semua berkas ini adalah, bukti surat-surat perizinan yang saya miliki,“ beber Joni, sambil menunjukkan Bundelan berkas.

Sorotan miring yang terbit di media tersebut, terkesan sepihak dan tendensius. Apalagi menyebutkan, nama pelabuhan itu, pelabuhan tikus. Padahal, pelabuhan Batu 16 itu telah dilengkapi perizinan.

Bahkan, pelabuhan tersebut juga berada di bawah naungan Primkopad. Tak hanya itu, bukti lainnya, pelabuhan itu juga dilengkapi dengan Pos Penjagaan dari KSOP kelas II Tanjungpinang.

Sebagai informasi, kawasan pelabuhan tersebut, telah masuk dalam kawasan Area Peruntukan Lain (APL). Artinya, kawasan tersebut tidak lagi termasuk kawasan hutan lindung.

Dilihat dari kelengkapan izin yang dimiliki, sepertinya tak ada celah menuding pelabuhan tersebut tergolong pelabuhan tikus. (Antoni)

Artikel ini telah dibaca 61 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Selaraskan Program dengan Usulan Masyarakat, Pemko Tanjungpinang Gelar FPD

20 February 2024 - 09:12 WIB

Ansar Ahmad Terima Kunjungan GM PT PLN Persero WRKR yang Baru

19 February 2024 - 10:50 WIB

Adi Prihantara Lantik Kelengkapan Kwarda dan Buka Buka KMD 2024

17 February 2024 - 11:00 WIB

Bersama Forkopimda, Ansar Ahmad Sambut Kedatangan Pesawat Tempur Hawk 100/200

16 February 2024 - 08:33 WIB

Ansar Ahmad dan Keluarga Gunakan Hak Pilih di TPS 002 Tanjungpinang Timur

14 February 2024 - 06:08 WIB

Ketersediaan Stok dan Pasokan Beras di Kepri Aman hingga Lebaran 2024

13 February 2024 - 16:33 WIB

Trending di Daerah