Menu

Mode Gelap
Ansar Ahmad Pimpin Rapat Evaluasi Kegiatan Pembangunan di Lingkungan Pemprov Kepri Hasan Pimpin Rapat Persiapan Jambore PKK ke-8 Tahun 2024 Bangkitkan Ekonomi, Dewi Kumalasari Buka Dekra Fest Kepri 2023 Technology Awards: 6 Reasons Why They Don’t Work & What You Can Do About It

Nasional · 22 Sep 2023 07:41 WIB ·

Unhan RI Gandeng 3 Perusahaan Asing Atasi Air Bersih


					Foto : Rektor Unhan RI Letjen TNI Jonni Mahroza. Ph.D bersama 3 perusahaan asing pada saat penanda tanganan kerja sama dalam penanganan air bersih. Perbesar

Foto : Rektor Unhan RI Letjen TNI Jonni Mahroza. Ph.D bersama 3 perusahaan asing pada saat penanda tanganan kerja sama dalam penanganan air bersih.

Jakarta, Jurnalkota.online

Universitas Pertahanan (Unhan) Republik Indonesia (RI) jalin kerja sama dengan 3 Perusahaan asing dalam rangka mengantisipasi krisis air bersih di Indonesia yang akan datang,

3 perusahaan asing, Osmosun dan Ellipse projects perusahaan asal Prancis serta Blue water asal Swedia, melakukan penandatanganan kerja sama atau Memorandum of Understanding (MoU) dilakukan dalam rangka Water Security seminar di Unhan RI, Sentul, Bogor, Jawa Barat, Jum’at (22/9/2023).

Dalam keterangannya yang di himpun dalam acara tersebut, Rektor Unhan Letjen. TNI. Jonni Mahroza, Ph.D dengan tegas mengatakan, bukan hanya dari luar negeri, perusahaan Indonesia Gapura Liqua Solutions, PAM jaya Moya juga turut berpartisipasi.

“Dalam kerjasama antara 3 Perusahaan asing maupun dalam Negeri yaitu PAM Jaya Moya mempresentasikan teknologi dan keahlian serta menawarkan teknologi tentang pemurnian air yang canggih,” kata Letjen. TNI Jonni Mahroza. Ph.D.

Masih dengan Letjen TNI Jonni Mahroza juga menjelaskan, dalam kehidupan manusia dan segala mahluk hidup yang ada di bumi tak bisa lepas dari air. Ketahanan pangan, kesehatan, industri dan lain-lain adalah aspek yang tidak dapat lepas dari sumber daya air,

“Berdasarkan hal-hal di atas dapat disimpulkan bahwa perubahan iklim memiliki dampak yang sangat serius pada ketahanan Sumber Daya Air (SDA). Oleh karena itu tindakan mitigasi yang tepat, diperlukan untuk memperkuat ketahanan air negara yang dapat mencegah kerugian negara dan dampak kemanusiaan yang luar biasa, ini adalah untuk mengantisipasi ke depan dalam bentuk ketahanan Air bersih,” jelas pria bintang 3, Letjen TNI Jonni Mahroza, pH.D.

Letjen. TNI Jonni Mahroza. Ph.D juga menegaskan, berdasarkan laporan yang diterbitkan oleh Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) di proyeksikan bahwa pada tahun 2025 seluruh bumi akan mengalami krisis air.

“Dalam penjelasan PBB di perkirakan pada tahun 2030 kebutuhan air tawar global akan meningkat hingga 40%, lebih tinggi dari kebutuhan sekarang, dari penjelasan PBB tersebut, kita harus mengantisipasi ketahanan Air bersih ke depan,” tegas Rektor Unhan Letjen TNI Jonni Mahroza, Ph.D.

Penulis : Iwan Ht

Sumber : Rektor Unhan RI pada saat Seminar tentang ketahanan air bersih di Sentul.

 

Artikel ini telah dibaca 10 kali

Baca Lainnya

Rangkaian HPN 2024, Puluhan Wartawan Deklarasikan Forum Wartawan Solid

25 February 2024 - 13:06 WIB

Temui Menaker, Ansar Ahmad Minta Bantuan Peralatan untuk BLK Karimun

22 February 2024 - 14:49 WIB

Ansar Ahmad Hadiri Pembukaan Rakernas PHRI ke- IV Tahun 2024

22 February 2024 - 13:09 WIB

Adi Prihantara Hadiri Pisah Sambut Kepala Kanwil BPN Provinsi Kepri

21 February 2024 - 13:42 WIB

Hadiri HPN 2024, Ansar Ahmad Apresiasi Peran Pers Mengawal Demokrasi

21 February 2024 - 13:14 WIB

Ansar Ahmad Ajak Warga Kepri Sukseskan Pemilu 2024

10 February 2024 - 06:22 WIB

Trending di Nasional